// <![CDATA[PUSAT PAKAIAN JADI DI BANDUNG. ( CLOTHING CENTER IN BANDUNG ).]]> DUDUNG KAMALUDIN / 21.2002.072 / AR Dosen Pembimbing 1 Utami Ir. MT Tecky Hendrarto,Ir. MM.
Pada era densentralisasi di Indonesia pada saat ini, kota-kota di Indonesia di beri peluang untuk mengembangkan perekonomiannya dengan memanfaatkan sumber daya lokalnya, untuk meningkatkan kesejahteraanya sendiri. Hal ini sejalan dengan konsep Pengembangan Ekonomi Lokal (Local Economic Development). Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas kewiraswastaan termasuk faktor mendasar dalam proses tumbuh kembangnya ekonomi lokal. Pada dasarnya, pengembangan ekonomi lokal adalah komunitas yang berusaha untuk meningkatkan lingkungan bisnis mereka secara berkelanjutan sehingga mereka dapat memperbaiki tingkat persaingan mereka. Clothing company di Kota Bandung mulai tumbuh sejak tahun 1980-an. Tumbuhnya clothing company di Kota Bandung dilatarbelakangi oleh tumbuhkembangya komunitas-komunitas musik dan olahraga (terutama olahraga ekstrim, misalnya skateboard) di kalangan anak muda Bandung. Berkembangnya clothing company juga dilatarbelakangi oleh tumbuh-kembangya distro ( distribution store). Distro merupakan tempat/toko yang menjual produk-produk dari berbagai clothing company. Untuk itu seuai dengan adanya keteapan mengenai ftumbuh kembangnya produk lokal dengan fungsi sarana perbelanjaan dalam Rencana Detail Ruang Tata Kota Bandung, maka pada kesempatan ini saya sebagai peserta Tugas Akhir akan mencoba mempersempit lingkup yang dirancang yaitu Pusat Pakaian Jadi di Bandung . Metoda perancangan dilakukan secara bertahap, yang dimulai dari mencari literatur dan teori kuliah yang berkaitan dengan pokok bahasan. Selanjutnya dilakukan pengolahan data yang dikelompokan berdasarkan bahasannya untuk mempermudah proses analisa. Analisa dilakukan dengan cara melakukan penggabungan antara studi literatur dan hasil studi banding untuk diterapkan dengan konsep dan tema yang akan dirancang. Terakhir adalah proses perancangan yang merupakan proses penggambaran secara grafis dalam memecahkan masalah dan menerapkan hasil studi pada bangunan yang dirancang. Hasil dari proses perancangan ini disajikan melalui gambar ; site plan, block plan, denah dan potongan ; portfolio ; maket dan laporan.