Detail Cantuman

ANALISIS PERFORMANSI MODEM SMARTAX882A BERBASIS TEKNOLOGI ADSL 2++ PADA JARINGAN SPEEDY

ANALISIS PERFORMANSI MODEM SMARTAX882A BERBASIS TEKNOLOGI ADSL 2++ PADA JARINGAN SPEEDY


Seiring dengan perkembangan teknologi, permintaan terhadap layanan telekomunikasi dengan kualitas yang lebih baik dengan fasilitas-fasilitas tambahan didalamnya juga ikut meningkat. Hal ini terbukti dengan adanya teknologi x-DSL yang ditawarkan oleh pihak penyedia jasa, dalam hal ini PT.Telkom. Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL) merupakan teknologi akses broadband yang memungkinkan terjadinya komunikasi suara, data dan video secara bersamaan. Teknologi ADSL diterapkan untuk mengoptimalkan saluran kabel tembaga / coaxial yang sudah ada dimana setiap pelanggan dapat mengakses tidak hanya layanan suara, tapi juga dapat mengakses layanan data dan video tanpa saling mengganggu. ADSL dikatakan Asymmetric karena kecepatan transmisi dari sentral ke pelanggan (downstream) tidak sama dengan kecepatan transmisi dari arah pelanggan ke sentral (upstream). Teknologi ADSL merupakan teknologi akses yang menggunakan perangkat khusus pada sentral (DSLAM) dan pada sisi user (Modem dan Splitter). Pada penelitia tugas akhir ini dilakukan pada perangkat modem diuji dengan format Ethernet atau ATM dengan kecepatan minimum tiap saluran yaitu pada ADSL 2+ untuk down-stream 24 Mbps dan up-stream 1,2 Mbps, ADSL G.DMT untuk down-stream 6 Mbps dan up-stream 640 kbps, dan ADSL G.LITE untuk downstream 1,5 Mbps dan up-stream 512 kbps. Frame size yang diatur sebsar : 64 bps, 128 bps, 256 bps, 512 bps, 1024 bps, 1280 bps dan 1518 bps. Hasil implementasi menunjukkan dari segi throughput untuk ADSAL 2+ kesalahan relative (€t) untuk Domn-sream dan Up-Stream stabil pada kecpatan 128 kbps sampai kecepatan 1518 kbps, untuk ADSL DMT dan ADSL G. Lite nilai kesalahan relative (€t) tidak ada, ini dikarenakan pengujian pada parameter tersebut digunakan kecepatan yang lebih rendah dibandingkan dengan kecepatan ADSL 2+ sedangkan modem yang digunakan adalah modem ADSL 2+. Pengukuran Frame Loss hasil yang didapat sesuai dengan standar ITU (International Telecommunication Union) G.992.5 yaitu 0%. Pengukuran Latency Test, syarat standar Latency test berdasarkan ITU (International Telecommunication Union) G.992.5 adalah 100 ms atau 0,1 s. Berdasarkan data table 4.9 nilai maxsimum latency test yang didapat adalah 0,099987 s dan latency minimum adalah 0,09965 s sehingga latency test sesuai dengan standar ITU
Kata kunci : ADSL 2+, Format Ethernet atau ATM, Throughput.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang ANDRI YULIYANTO / 11.2003.043 - Personal Name
No. Panggil
Subyek
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2010
Jurusan Teknik Elektro
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2010).ANALISIS PERFORMANSI MODEM SMARTAX882A BERBASIS TEKNOLOGI ADSL 2++ PADA JARINGAN SPEEDY().Teknik Elektro:FTI

.ANALISIS PERFORMANSI MODEM SMARTAX882A BERBASIS TEKNOLOGI ADSL 2++ PADA JARINGAN SPEEDY().Teknik Elektro:FTI,2010.Text

.ANALISIS PERFORMANSI MODEM SMARTAX882A BERBASIS TEKNOLOGI ADSL 2++ PADA JARINGAN SPEEDY().Teknik Elektro:FTI,2010.Text

.ANALISIS PERFORMANSI MODEM SMARTAX882A BERBASIS TEKNOLOGI ADSL 2++ PADA JARINGAN SPEEDY().Teknik Elektro:FTI,2010.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id