// <![CDATA[SEKOLAH TINGGI FASHION BANDUNG.]]> PRASETIO NUGROHO / 21.2005.012 / AR Dosen Pembimbing 1 Juarni Anita Ir., MEng Dosen Pembimbing 1 Erwin Yuniar R., ST., MT Dosen Pembimbing 2
Bandung merupakan ibukota Jawa Barat, salah satu kota terbesar di Indonesia. Masyarakat Bandung begitu antusias dengan perkembangan fashion. Dampak antusiasme masyarakat Bandung dapat terlihat jelas dari banyaknya pusat perbelanjaan yang menjamur di Bandung seperti factory outlet, trade centre, distro, dan pusat perbelanjaan lain. Banyaknya industri fashion di Bandung tidak diimbangi dengan banyaknya desainer lokal yang berkualitas. Dengan antusiasme masyarakat di Kota Bandung terhadap kehadiran fashion, diperlukan suatu pusat pendidikan formal di bidang fashion dengan sarana dan prasarana yang lengkap. Karena selama ini terlihat bahwa pendidikan fashion hanya berupa kursus singkat dan tidak menjanjikan gelar akademis. Tema yang diambil dalam proyek tugas akhir ini adalah Arsitektur Dinamis. Dalam hal ini, perancangan bangunan lebih ditekankan pada konsep arsitektur dinamis yang disesuaikan dengan tipologi dan fungsi bangunan sebagai sekolah fashion. Implementasi arsitektur dari konsep perancangan ini akan menghasilkan suatu bangunan yang dinamis. Proyek Tugas Akhir ini memiliki tujuan di antaranya sebagai suatu wadah pendidikan formal bagi masyarakat Kota Bandung yang tertarik untuk mendalami dunia fashion, menghasilkan sumber daya manusia yang profesional di bidang fashion, memperkuat image Kota Bandung sebagai kota fashion dan trendsetter. Perencanaan proyek ini diawali dengan menganalisis kondisi tapak, kebutuhan ruang, dan aktivitas yang akan terjadi. Setelah proses perencanaan, kebutuhan ruang yang dibutuhkan disesuaikan dengan luas tapak. Proses perencanaan menjadi titik awal untuk dilanjutkan menuju proses perancangan. Kemudian, segala aspek yang telah dituangkan dalam proses perencanaan dilanjutkan menjadi proses skematik. Semua proses tersebut menjadi satu kesatuan untuk mencapai proses perancangan yang utuh. Metoda yang digunakan adalah metoda analisis yang dilakukan meliputi tahap pengumpulan data (studi literatur, observasi lapangan, wawancara, studi banding, seleksi), tahap analisis dan sintesis, dan tahap pengembangan konsep. Proses konsep perancangan ini mengacu pada hasil analisis dan studi pembelajaran berdasarkan tema dan judul yang diambil. Dengan adanya proyek ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengolahan tema dan judul serta pengembangan pola sarana pendidikan formal dalam bidang fashion di Kota Bandung.