// <![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM KONTROL PENENTUAN KOORDINAT PENGEBORAN PCB PADA MESIN DRILLING 3 AXIS DENGAN VISUAL BASIC 6.0.]]> Candra Adi Wahyudi / 11 Dosen Pembimbing 1 Nandang Taryana, M.T. Decy Nataliana, M.T.
Tingkat kebutuhan manusia yang semakin tinggi dan kemajuan teknologi dari hari ke hari membuat peralatan elektronika-pun semakin banyak, yang ditandai dengan bermunculan berbagai inovasi baru di antaranya peralatan untuk menghasilkan sebuah produk dengan menggunakan sistem otomatis demi mewujudkan efisiensi, kualitas dan kuantitas yang lebih baik. Biasanya pada industri yang membutuhkan nilai efisiensi, kuantitas serta kualitas yang lebih tinggi dalam menghasilkan sebuah produk serta untuk bersaing dengan produsen yang lain, maka untuk mencapai hal tersebut digunakan mesin otomatis. Salah satu mesin otomatis tersebut akan coba di bahas Pada Laporan Tugas Akhir yaitu PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM KONTROL PENENTUAN KOORDINAT PENGEBORAN PCB PADA MESIN DRILLING 3 AXIS DENGAN VISUAL BASIC 6.0. Pada dasarnya mesin drilling adalah suatu alat atau mesin dimana energi yang diberikan, kemudian dipergunakan untuk mendeformasikan dan memotong material ke dalam bentuk dan ukuran produk atau benda kerja sesuai dengan kehendak. Sistem kerja teknologi drilling ini akan lebih sinkron antara komputer dan mekanik, sehingga bila dibandingkan dengan mesin perkakas yang sejenis, maka mesin perkakas drilling lebih teliti, lebih tepat, lebih fleksibel dan cocok untuk produksi masal. Dengan dirancangnya mesin perkakas drilling dapat menunjang produksi yang membutuhkan tingkat kerumitan yang tinggi dan dapat mengurangi campur tangan operator selama mesin beroperasi. Pada mesin drilling ini menggunakan mekanik yang menggunakan 3 buah motor stepper sebagai penggerak dimana ke tiga motor tersebut di kontrol dengan menggunakan Visual Basic 6.0 yang di install pada komputer, komunikasi data dari komputer denga driver motor stepper menggunakan sebuah port parallel yang terdiri dari 25 pin. Pengontrolan menggunakan kodekode biner untuk menggerakan motor-motor tersebut.