// <![CDATA[ANALISA TEKNIK DAN EKONOMI POWER HYBRID (PLTS - GENSET) SEBAGAI SUMBER DAYA PADA BTS SELULAR DI PULAU BAWEAN]]> ZIAURRAHMAH / 11 2006 059 Dosen Pembimbing 1 Syahrial, MT Siti Saodah, MT
Sistem hybrid adalah sistem yang memanfaatkan energi alternatif untuk menyuplai energi ke beban, salah satu energi altenatif yang digunakan yaitu dengan menggunakan (solar cell – genset). Sistem hybrid saat ini telah banyak digunakan di dunia telekomunikasi salah satunya untuk pengoperasian Base Transceiver Station (BTS) , salah satu tujuan utama yaitu penerapan konsep Green telekomunikasi pada BTS yang ramah lingukungan. Dalam tugas akhir ini, penulis melakukan perancangan untuk menentukan kapasitas masing- masing komponen, kapasitas komponen yang dihitung adalah kapasitas panel surya, kapasitas genset, kapasitas baterai, rectifier dan inverter. kemudian melakukan analisis ekonomi untuk menghitung besar investasi yang akan dikeluarkan, penentuan suku bunga serta menentukan lama nya waktu pengembalian modal pada perancangan ini dengan menggunakan beberapa metoda yaitu NPV (Net Present Value), PP (Payback Periode), ROR (Rate Of Return). Berdasarkan hasil penelitian bahwa pada sistem hybrid antara solar cell - genset ini, maka solar cell dirancang untuk memenuhi kebutuhan beban BTS sebesar 65% dari beban keseluruhan, dan selebihnya sebesar 35% dipenuhi dari genset sebagai backup. Dari hasil perhitungan kapasitas panel surya yaitu 70,71 kWh, kapasitas baterai 7940,6 Ah, rectifier 10 modul dan inverter 75 A. Berdasarkan perhitungan ekonomi teknil nilai NPV yang positif sebesar Rp. 107.514.256, PP (Payback Periode) pada tahun kelima dan IRR sebesar 15,33 % tingkat suku bunga lebih kecil dari tingkat suku bunga yang diajukan.