// <![CDATA[PERANCANGAN JARINGAN TRANSMISI BACKHAUL UNTUK LAYANAN WIMAX DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN SOFTWARE PATHLOSS 5.0]]> DIAREZA ELJABBAR / 11-2006-099 Dosen Pembimbing 1 Lita Lidyawati, MT
Kebutuhan manusia akan teknologi dewasa ini semakin meningkat. Salah satunya kebutuhan manusia yang terbesar adalah kebutuhan telekomunikasi, terutama di kota – kota besar di Indonesia. Oleh karena itu dibutuhkan suatu teknologi yang mampu menyediakan cakupan jaringan yang luas dengan kemampuan penyediaan trafik yang tinggi dan kontinuitas yang terjaga baik. Salah satu teknologi yang dapat mengirimkan data dengan kecepatan tinggi adalah WiMAX. WiMAX adalah Worldwide Interoperability for Microwave Access yang mana merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. Throughput WiMAX bisa sampai 70 MBps dengan bandwidth kanal 20 MHz. Dalam perencanaan perancangan backhaul ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya pemilihan lokasi, perangkat yang digunakan dan link plan. Data yang diperlukan dalam perencanaan backhaul ini adalah data lokasi untuk pemasangan perangkat, perangkat yang digunakan, dan link budget, maka digunakan software Pathloss 5.0 untuk mempermudah pengerjaannya. Dari pengolahan data, didapat data perbandingan nilai kajian keamanan lintasan dan link budget menggunakan pathloss 5.0 dan perhitungan manual. Pada metoda perhitungan availability menggunakan metoda Vigant – Barnett. Dimana pada perhitungan pathloss 5.0 didapat RSL -37,94 dBm dengan availability mencapai 99,99998% dan pada perhitungan manual didapat RSL -37,92 dBm dengan availability mencapai 99,99997% dengan modulasi 64QAM ¾ untuk link terdekat 1963 – 1916, sedangkan pada link terjauh perhitungan pada pathloss 5.0 didapat RSL -47,61 dBm dengan availability 99,99 446% dan pada perhitungan manual didapat RSL -47,62 dBm dengan availability mencapai 99,99439% dengan modulasi 64QAM ¾ untuk link terjauh.