STUDI INSTALASI KABEL BAWAH TANAH XLPE 150 KV
Berkembang pesatnya pabrik-pabrik besar di Indonesia menuntut pihak
penyelenggara pabrik untuk menambah pasokan energi agar proses produksi tidak
mengalami gangguan. Penambahan jaringan secara konvensional menggunakan
Overhead cable atau kabel saluran udara. Pemasangan kabel saluran udara saat ini
menjadi salah satu permasalahan yang muncul karena mayoritas pabrik-pabrik
berada di daerah yang padat penduduk, sehingga perlu alternatif lain dalam
penyaluran energi listrik.
Saluran kabel bawah tanah menjadi salah satu alternatif karena
keberadaannya tidak mengganggu aktifitas penduduk sehari-hari. Selain tidak
mengganggu aktifitas penduduk, pemasangan kabel bawah tanah juga tidak
menyebabkan pemandangan yang kurang bagus di langit daerah-daerah industri.
Pada studi ini dilakukan perhitungan untuk mendapatkan nilai drop
voltage sesuai dengan batas standar yang ada di Indonesia yaitu PUIL. Dengan
begitu penggunaan kabel bawah tanah untuk penyaluran energi listrik tidak akan
membahayakan baik bagi pihak yang menggunakan fasilitas kabel bawah tanah
maupun penduduk di sekitar pabrik.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).STUDI INSTALASI KABEL BAWAH TANAH XLPE 150 KV ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.STUDI INSTALASI KABEL BAWAH TANAH XLPE 150 KV ().Teknik Elektro:FTI,2012.Text
MLA Style
.STUDI INSTALASI KABEL BAWAH TANAH XLPE 150 KV ().Teknik Elektro:FTI,2012.Text
Turabian Style
.STUDI INSTALASI KABEL BAWAH TANAH XLPE 150 KV ().Teknik Elektro:FTI,2012.Text