// <![CDATA[PERANCANGAN PROTOTIPE PENYIRAM TANAMAN OTOMATIS BERBASIS MICROCONTROLLER AT89S52]]> Farisan Adli / 11-2005-026 Dosen Pembimbing 1 Niken Syafitri, MT.
Pada saat ini perkembangan teknologi modern (IPTEK) semakin meningkat dengan pesat, salah satunya adalah sistem otomatisasi dengan memanfaatkan teknologi komputer yang dapat kita temukan di berbagai bidang, mulai dari dunia industri, rumah tangga bahkan bidang pertanian. Yang menjadi salah satu alasan utama banyaknya penggunaan dan pemanfaatan sistem otomatisasi teknologi komputer adalah karena komputer mampu melakukan pekerjaan yang berulang secara terus-menerus, tanpa mengenal waktu, hal ini dapat dimanfaatkan untuk membantu manusia mengerjakan pekerjaan yang rutinitas. Sistem penyiraman secara otomatis ini berbasiskan Mikrokontroler AT89s52 keluaran atmel, dirancang dengan tujuan untuk menggantikan peran manusia dalam penyiraman tanaman, sehingga kebutuhan air pada tanaman tidak terganggu dan efisiensi waktu dapat tercapai. Alat ini terdiri dari 2 buah sensor yaitu sensor cahaya LDR dan sensor kelembapan tanah yang akan bekerja dengan 2 kondisi, pertama sensor LDR akan membaca kondisi cahaya, pada saat cahaya gelap maka alat akan membaca sensor kelembapan tanah, pada saat kondisi tanah kering maka alat akan menghidupkan pompa. Dalam merancang alat ini dibutuhkan pendekatan sistematis dengan prosedur: perancangan sistem kendali, penentuan input/output, perancangan dan pembuatan alat, pemrograman (programing), dan menjalankan sistem (run the system). Karena setiap tanaman mempunyai kebutuhan kadar air yang berbeda-beda, maka kondisi sensor kelembapan tanah dan kondisi LDR dapat di sesuikan dengan potensio sebagai pembanding pada komparator yang kemudian di salurkan ke mikrokontroler. Setelah dilakukan pengujian alat, hasilnya menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja sesuai dengan rancangan.