PERANCANGAN DAN REALISASI ALAT PENGGERAK LOAD BREAK SWITCH (LBS) DENGAN PENGGERAK MOTOR DC PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV
LBS (load break switch) adalah pemutus tenaga listrik saat berbeban atau
saat tidak berbeban. Tetapi untuk sekarang ini pengoperasian LBS masih banyak
yang secara manual. Selain itu juga pengoperasian secara manual akan memakan
waktu yang cukup lama saat akan melakukan pengoperasian LBS yang
disebabkan karena jarak, cuaca, dan SDM (Sumber Daya Manusia). Untuk
mengatasi masalah tersebut maka perlu dibuat LBS secara otomatis atau dapat
dikendalikan jarak jauh dengan menggunakan PC (Perangkat Computer) atau Hp
(Handphone).
Alat penggerak LBS ini menggunakan layanan GPRS (General Packed
Radio Service) berbasis Mikrokontroler ATmega8535. Alat ini menggunakan
motor DC type magnet permanen yang berfungsi sebagai penggerak LBS. Input
dari alat ini adalah sebuah data dari GPRS atau juga bisa secara manual tanpa
menggunakan mikrokontroler. Pengaturan kerja alat secara keseluruhan
menggunakan mikrokontroler ATmega8535.
Pada perancangan ini pula ditambahakan fitur deteksi dan pembatas
pergerakan motor, pendeteksi dan pembatas ini menggunakan limit switch. Hal
tersebut dimaksudkan untuk mengetahui motor bekerja atau tidak sekaligus
sebagai memberhentikan motor saat menekan limit switch.
Metoda perancangan yang dilakukan adalah dengan membuat rancangan
rangkaian kendali terlebih dahulu pada software Psim. Hasil rancangan ini dicetak
pada PCB, kemudian tahap selanjutnya adalah merangkai komponennya. Setelah
modul pengendalian selesai, maka dibuat alat penggerak LBSnya yaitu seperti
pisau LBS, batang pemutar LBS, motor DC, pegas, gear, baterai, dan Box panel
komponen. Komponen-komponen tersebut dipasang pada satu tiang alat LBS.
Sedangkan Handphone, Modem, dan PC di pasang di Unit kendali LBS di PLN.
Dari hasil pengujian yang dilakukan didapatkan secara garis besar sesuai
dengan yang direncanakan. LBS dapat bekerja dikecepatan 0,18 detik saat
membuka LBS dan 0,16 detik saat menutup LBS. Jadi LBS ini dapat mengurangi
terjadinya busur api karena kecepatan LBS yang sangat cepat. Saat beroperasi
drop tegangan rata-rata 19 volt. Semakin kecil drop tegangan maka arus semakin
besar.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).PERANCANGAN DAN REALISASI ALAT PENGGERAK LOAD BREAK SWITCH (LBS) DENGAN PENGGERAK MOTOR DC PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI ALAT PENGGERAK LOAD BREAK SWITCH (LBS) DENGAN PENGGERAK MOTOR DC PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV ().Teknik Elektro:FTI,2012.Text
MLA Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI ALAT PENGGERAK LOAD BREAK SWITCH (LBS) DENGAN PENGGERAK MOTOR DC PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV ().Teknik Elektro:FTI,2012.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI ALAT PENGGERAK LOAD BREAK SWITCH (LBS) DENGAN PENGGERAK MOTOR DC PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV ().Teknik Elektro:FTI,2012.Text