// <![CDATA[KLASIFIKASI GEOMORFOLOGI MELALUI ANALISIS GABUNGAN CITRA LANDSAT 7 ETM + DAN DEM SRTM ( STUDI KASUS :]]> Bambang Rudianto, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 LILIEK HANUNG M, / 23.2004.002 Penulis Ipranta, Ir., M.Sc Penulis
Satelit Landsat 7 ETM+ merupakan wahana yang mempunyai sistem sensor pasif, dimana dalam identifikasi suatu obyek akan terganggu secara visual oleh liputan awan. Sedangkan data Digital Elevation Model (DEM) dari citra Shuttle Radar Topography Mission (SRTM) yang merupakan sistem sensor aktif, dimana dapat menembus liputan awan dan menghasilkan data ketinggian permukaan bumi. Untuk identifikasi satuan geomorfologi dengan teknik penginderaan jauh menggunakan gabungan citra Landsat 7 ETM+ dan DEM SRTM dengan berbagai komposit warna serta kenampakan relief permukaan bumi yang jelas, kemudian Peta Rupa Bumi yang memberikan informasi topografi dan Peta Geologi yang memberikan informasi batuan di daerah Teluk Banten. Hasil penafsiran manual secara visual (dijitasi on screen) satuan geomorfologi dalam Peta Geomorfologi daerah Teluk Banten dibagi dalam klasifikasi geomorfologi berdasarkan genesa yang dibuat oleh Bakosurtanal.