SURVEI BATIMETRI UNTUK PERENCANAAN PEMASANGAN PIPA BAWAH LAUT. ( STUDI KASUS : PERAIRAN TANJUNG PRIOK ).
Survei batimetri sebelumnya hanya digunakan untuk keselamatan
pelayaran (navigasi), namun saat ini pekerjaan survei batimetri dapat digunakan
pada bidang pertambangan, pariwisata, perikanan, militer, transportasi, aktifitas
pengerukan, aktifitas kabel dan pipa bawah laut. Pemasangan pipa bawah laut
membutuhkan detail aspek teknik yang lebih rumit dibandingkan pemasangan pipa
di darat, karena laut memiliki parameter–parameter yang menyebabkan laut
bersifat dinamik. Parameter–parameter tersebutlah yang harus diperhatikan untuk
pemasangan pipa bawah laut, dan harus sesuai dengan standarisasi, spesifikasi
dan klasifikasi mengenai pemasangan pipa bawah laut.
Untuk merencanakan pemasangan pipa bawah laut dibutuhkan suatu peta
yang dapat merepresentasikan kedalaman laut, bentuk dasar laut, jenis struktur
morfologi dasar laut, dan masalah–masalah di bawah laut. Maka untuk
memperoleh informasi–informasi tersebut, pekerjaan survei batimetri merupakan
pekerjaan utama dan menempati bagian yang paling penting dalam hal
perencanaan pemasangan pipa bawah laut.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).SURVEI BATIMETRI UNTUK PERENCANAAN PEMASANGAN PIPA BAWAH LAUT. ( STUDI KASUS : PERAIRAN TANJUNG PRIOK ). ().Teknik Geodesi:FTI
Chicago Style
.SURVEI BATIMETRI UNTUK PERENCANAAN PEMASANGAN PIPA BAWAH LAUT. ( STUDI KASUS : PERAIRAN TANJUNG PRIOK ). ().Teknik Geodesi:FTI,2008.Text
MLA Style
.SURVEI BATIMETRI UNTUK PERENCANAAN PEMASANGAN PIPA BAWAH LAUT. ( STUDI KASUS : PERAIRAN TANJUNG PRIOK ). ().Teknik Geodesi:FTI,2008.Text
Turabian Style
.SURVEI BATIMETRI UNTUK PERENCANAAN PEMASANGAN PIPA BAWAH LAUT. ( STUDI KASUS : PERAIRAN TANJUNG PRIOK ). ().Teknik Geodesi:FTI,2008.Text