// <![CDATA[MEMBANDINGKAN HASIL PENGUKURAN BEDA TINGGI GPS DAN ETS.]]> Bambang Rudianto, Ir., M.T. MOCH. AULIA RAMADHAN / 23.2003.004 / GD Penulis
Penentuan beda tinggi di permukaan bumi pada prinsipnya dilakukan dengan dua cara, yaitu pengukuran beda tinggi secara langsung dan pengukuran beda tinggi cara tidak langsung. Pada Penelitian ini pengukuran beda tinggi dilakukan dengan cara langsung, yaitu pengukuran secara terestrik menggunakan metode pengukuran beda tinggi trigonometrik dan dengan cara pengukuran GPS. Penelitian ini dilakukan di lokasi lahan terbuka dengan jumlah titik uji yang diteliti sebanyak sembilan puluh enam titik uji yang diukur menggunakan GPS, dengan data pembanding menggunakan data pengukuran secara terestrik pada lahan dan jumlah titik uji yang sama. Hasil akhir yang diperoleh dari penelitian ini yaitu ketelitian beda tinggi antara pengukuran GPS dan pengukuran secara terestrik menggunakan ETS dengan nilai rata-rata beda tinggi sebesar ± 20 cm.