// <![CDATA[APARTEMEN DI KAWASAN ASIA AFRIKA BANDUNG]]> ANDI RAMDHANI / 21.2003.023 Dosen Pembimbing 1 Ir. Tito Tisnasaputra, MT Dosen Pembimbing 2 Theresia Pynkyawati, Ir. MT. Dosen Pembimbing 2 (Ir. Widji Indahing Tyas, MT Dosen Pembimbing 1 Widji Indahingtyas. Ir. MT. Dosen Pembimbing 1
awasan Asia Afrika yang terletak di Kecamatan Lengkong dan Kelurahan Burangrang berpenduduk sekitar 50.000 jiwa dan akan terus bertambah setiap tahunnya. Seiring dengan berkembangnya kawasan pemukiman, perdagangan, dan jasa, kawasan ini diperkirakan akan menjadi magnet bagi penduduk luar yang ingin bertempat tinggal dan menetap. Dalam suatu kawasan hendaknya terdapat tempat tinggal yang representatif. Keberadaan apartemen dengan tipe modern ini didukung dengan ketetapan pemerintah dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bandung yang didasarkan pada kajian permintaan sektor perdagangan dan jasa di kawasan Bandung Tengah. Perancangan apartemen pada dasarnya harus mampu memberikan pelayanan dengan sarana penunjang berupa pusat perbelanjaan dan perkantoran yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat kota, menunjang taraf hidup yang tinggi, serta memberikan pemanfaatan fasilitas yang dekat dengan akses lingkungan Kota Bandung. Imej dan citra yang baik diharapkan dapat menghadirkan fasilitas yang mampu dinikmati oleh masyarakat kota. Kepadatan penduduk seringkali menyita lahan sehingga ruang tempat tinggal menjadi terbatas dan berdesakan. Kehadiran masyarakat pendatang pun tidak terbendung, ada yang tinggal dalam waktu lama bahkan berpindah status menjadi warga tetap. Kota-kota besar kerap mengalami kondisi demikian, sehingga apartemen menjadi salah satu alternatif yang dipilih. Maka dari itu, pendekatan perancangan apartemen di Kawasan Asia Afrika ini menerapkan konsep arsitektur modern yang menekankan pada pengelolaan bentuk bangunan yang fungsional serta pengolahan fasade bergaya modern.