// <![CDATA[SISTEM INFORMASI SEBARAN GENANGAN AIR PADA JARINGAN JALAN DI KOTA BANDUNG]]> ARDIAN ZURYAWAN / 23.2004.004 Penulis Aprilana, Ir., MT.
Kota Bandung memiliki tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi, sehingga banyak permasalahan yang timbul. Salah satunya adalah masalah genangan air. Genangan air yang terjadi di Kota Bandung berdampak cukup signifikan terhadap kondisi jalan di Kota Bandung. Sehingga untuk mengantisipasi dan menanggulanginya salah satunya dengan menggunakan suatu aplikasi yang berbasiskan Sistem Informasi Geografik. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini berfokus pada masalah-masalah sebagai berikut: (1) bagaimana struktur tampilan Sistem Informasi Geografik yang diperlukan untuk menggambarkan sebaran genangan air pada jaringan jalan di Kota Bandung; (2) wilayah mana di Kota Bandung yang paling banyak dan paling luas genangan airnya; (3) adakah korelasi antara jumlah genangan air yang terjadi dengan luas genangan total dari tiap-tiap wilayah; (4) berapa panjang jalan total yang tergenang air di Kota Bandung? Untuk memecahkan/menjawab masalah-masalah tersebut, salah satunya dengan menggunakan metode overlay. Metode ini dilakukan dengan menggunakan software ArcGIS 9.2. Sedangkan data yang digunakan adalah data-data yang didapatkan dari Dinas Bina Marga dan Pengairan dan hasil survey langsung ke lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Sistem Informasi Geografik yang telah dibangun dapat menggambarkan atau memberikan informasi yang diperlukan, seperti lokasi terjadinya genangan air, durasi terjadinya genangan air, akibat yang ditimbulkan terhadap jaringan jalan dan penyebab terjadinya genangan air; wilayah yang terbanyak genangan airnya adalah Wilayah Tegallega dengan jumlah genangan 13 dan luas genangan total 2.942.641 m2; tidak ada korelasi antara jumlah genangan air dengan luas genangan total dari tiap-tiap wilayah; panjang jalan yang tergenang air di Kota Bandung adalah 84.081 m.