// <![CDATA[ANALISIS KETELITIAN GEOMETRIK PETA CITRA QUICKBIRD RESOLUSI SPASIAL 0.68 METER]]> Bambang Rudianto, Ir., M.T. NURUL AFNAWIYATI / 23 2007 003 Penulis
Akhir-akhir ini, teknologi citra satelit banyak digunakan untuk pembuatan peta skala besar. Banyak ilmuwan yang mencoba untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap produk dari satelit ini, salah satunya adalah kemungkinan dipergunakannya citra satelit ini sebagai sumber data pembuatan peta skala besar. Dalam penelitian ini ditinjau mengenai sampai sejauh mana ketelitian geometrik peta citra Quickbird RS 0,68 meter terhadap kondisi yang sebenarnya di lapangan dengan melakukan koreksi geometrik menggunakan 2metode yaitu metode polynomial dan rational function yang masing-masing terdiri dari 6 model pengamatan titik kontrol tanah. Hasil koreksi geometrik menunjukkan nilai yang memenuhi toleransi RMSE adalah pada metode Rational Function dengan model sebaran titik kontrol sebanyak 9, 13, dan 15 titik. Nilai RMSE terkecil dihasilkan pada pengamatan menggunakan 15 titik kontrol, sehingga dilakukan proses orthorektifikasi pada hasil tersebut untuk selanjutnya digunakan pada proses pengukuran jarak. Pengukuran jarak dilakukan pada peta citra di monitor menggunakan perangkat lunak Autodesk map 2004, kemudian ukuran jarak tersebut dibandingkan dengan hasil ukuran jarak di lapangan. Selisih dari kedua hasil ukuran jarak, diuji dengan menghitung tingkat kepercayaannya, sehingga dapat disimpulkan skala maksimal peta citra Quickbird RS 0,68 meter adalah 1 : 2000. Selisih jarak posisi sebuah m titik di peta citra terhadap titik yang sama di peta foto menghasilkan skala maksimum citra Quickbird mencapai skala 1 : 3000. Kedua skala tersebut dapat diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan pembuatan peta, apabila peta yang dibutuhkan berupa ketelitian jarak maka dapat digunakan skala 1:2000, namun untuk kebutuhan ketelitian geometrik posisi titik maka menggunakan skala maksimum 1 : 3000.