// <![CDATA[ANALISIS KETELITIAN POSISI HASIL PENGUKURAN KOMBINASI SATELIT DAN GLONASS MENGGUAKAN RECEIVER TOPCON HIPER 11]]> YAN IZMAN / 23.2006.010 Penulis Bambang Rudianto, Ir., M.T.
Ada beberapa sumber kesalahan yang mempengaruhi pengamatan survei satelits eperti geometri satelit, geometri jaringan, multipath dan cycle slips. Kesalahan akibat kurang kuatnya geometri satelit saat pengambilan data, sudah dapat teratasi dengan pengamatan kombinasi sinyal satelit GPS dan GLONASS secara bersamaan, selain itu kesalahan akibat terjadinya multipath dan cycle slips masih sering terjadi saat pengamatan dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji sampai sejauh mana pengaruh penggunaan data hasil survei satelit GPS dan GLONASS serta pengaruh fitur co-op tracking dan multipath reduction terhadap ketelitian posisi pada jaring baseline pendek dan panjang. Sesuai dengan hasil yang diperoleh, data pengukuran kombinasi satelit GPS dan GLONASS tanpa menggunakan fitur co-op tracking dan multipath reduction pada baseline pendek adalah data yang paling teliti dari ketiga model data lainnya dan pada baseline panjang data pengukuran kombinasi satelit GPS dan GLONASS tanpa menggunakan fitur co-op tracking dan multipath reduction data yang paling teliti, tetapi pada abaseline panjang ketelitiannya masih diragukan karena terdapat 2 baseline bersolusi float. Kombinasi sistem satelit GPS dan GLONASS dapat membantu meningkatkan ketelitian dan penggunaan fitur membantu meningkatkan ketelitian untuk data dengan jumlah satelit yang teramati relatif sedikit.