// <![CDATA[SURVEI BATIMETRI UNTUK PEMANTAUAN ALUR PELAYARAN DI PELABUHAN LOKTUAN KALIMANTAN TIMUR]]> Moch. Cipta Pratama/232007008 Penulis Bambang Rudianto, Ir., MT.
Alur pelayaran pada pelabuhan berfungsi untuk mengarahkan kapal yang akan masuk dengan aman dan mudah ke kolam pelabuhan. Pemantauan alur pelayaran di pelabuhan dapat dilakukan dengan melaksanakan survei batimetri secara berkala bertujuan untuk mengetahui kedalaman dasar laut pada alur pelayaran. Tujuan Tugas Akhir ini adalah mengkaji pemanfaatan data batimetri untuk keperluan pemantauan alur pelayaran di suatu pelabuhan dengan studi kasus di pelabuhan Loktuan Kalimantan Timur. Data yang digunakan dalam pemantauan alur pelayaran di Pelabuhan Loktuan adalah pengamatan pasang surut selama 16 hari dan pengukuran batimetri. Hasil yang diperoleh bahwa kedalaman alur pelayaran di Pelabuhan Loktuan berkisar antara -1,5 m LWS hingga -8,5 m LWS. Berdasarkan peta batimetri, morfologi dasar laut di Pelabuhan Loktuan umumnya membentuk cekungan sehingga membentuk alur di bagian tengah dari kolam pelabuhan hingga ke arah laut lepas dengan kedalaman berkisar antara 5 m LWS hingga 8 m LWS dengan mempunyai rata-rata ± 7 m LWS. Alur pelayaran di Pelabuhan Loktuan ini dianggap masih layak dan aman untuk dilalui sebagai alur pelayaran bagi kapal dengan draft maksimal 5,8 m dengan lebar maksimal 19,2 m yang akan melintasi alur pelayaran di Pelabuhan Loktuan.