// <![CDATA[MUSEUM SENI RUPA KONTEMPORER BANDUNG]]> DONI AULIA / 21.2004.106 Dosen Pembimbing 1 Dr. Dewi Parliana, Ir., MSP Tecky Hendrarto, Ir., MM
Museum Seni Rupa Kontemporer Bandung merupakan suatu wadah/ alat/ sarana yang digunakan untuk menyajikan secara visual karya seni rupa kontemporer dan juga memberikan informasi mengenai sejarah perkembangan seni rupa kontemporer. Kota Bandung sebagai Ibukota Propinsi Jawa Barat berada pada lokasi yang sangat strategis dilihat dari segi komunikasi, perekonomian maupun keamanan. Dilihat dari data-data diatas, Kota Bandung merupakan kota dengan arus informasi yang pesat., menjadikan Kota Bandung memiliki potensi sebagai pusat seni. Museum Seni Rupa Kontemporer merupakan salah satu contoh dari pusat seni tersebut. Tema yang diambil dalam proyek tugas akhir ini adalah ‘Arsitektur Kontekstual’. Konstektual bisa diartikan, adanya keterkaitan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. Di bidang arsitektur, dalam sebuah proses perencanaan dan perancangan, perlu diperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan karya baru yang direncanakan. Hal-hal yang mempunyai keterkaitan tersebut antara lain adalah lingkungan, budaya, gaya regional, karakter masyarakat, sejarah, dll. Proyek Tugas Akhir ini memiliki tujuan diantaranya adalah membangun fasilitas atau museum seni rupa yang dipersempit menjadi museum seni rupa kontemporer sebagai wadah untuk menyimpan dan melestarikan hasil karya seni kontemporer yang akan bermanfaat bagi perkembangan seni pada masa kini. Perencanaan proyek ini diawali dengan menganalisa kondisi tapak, kebutuhan ruang, dan aktivitas yang akan terjadi. Setelah proses perencanaan, kebutuhan ruang yang dibutuhkan disesuaikan dengan luas tapak. Proses perencanaan menjadi titik awal untuk dilanjutkan menuju proses perancangan. Kemudian, segala aspek yang telah dituangkan dalam proses perencanaan dilanjutkan menjadi proses skematik. Semua proses tersebut menjadi satu kesatuan untuk mencapai proses perancangan yang utuh. Metoda yang digunakan adalah metoda analisis yang dilakukan meliputi tahap pengumpulan data (studi literatur, observasi lapangan, wawancara, studi banding, seleksi), tahap analisis dan sintesis, dan tahap pengembangan konsep. Proses konsep perancangan ini mengacu pada hasil analisis dan studi pembelajaran berdasarkan tema dan judul yang diambil. Dengan adanya proyek ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan potensi kegiatan seni kontemporer dalam mengapresiasikan karya-karyanya.