// <![CDATA[PENENTUAN ZONASI KAWASAN AGROINDUSTRI DI KABUPATEN BANDUNG BARAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBOBOTAN BERBASIS SIG]]> Debora Einzi Parisah / 232008018 Penulis H.M. Abdul Basyid, Ir.,M.T.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, sampai dengan April 2013, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bandung Barat telah mencapai angka 6,04% dimana struktur ekonomi di kabupaten ini didominasi oleh sektor industry pengolahan yaitu sebesar 41,76%. Untuk lebih memacu angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bandung Barat, pemerintah daerah mulai mengarahkan kegiatan industrinya kearah industri pertanian atau agroindustri. Hal ini didasari oleh potensi perkebunan, peternakan, dan pertanian yang cukup tinggi dan telah menyumbangkan hasil komoditasnya sebesar 11,87% dari penerimaan PDRB di Kabupaten Bandung Barat. Tujuan dari dilaksakannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lokasi yang paling sesuai untuk dijadikan kawasan agroindustry di Kabupaten Bandung Barat dengan memperhatikan kriteria-kriteria yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2010. Metode yang dipergunakan dalam penentuan kawasan agroindustri pada penelitian ini adalah metode pembobotan berbasis Sistem Informasi Geografis yang didasari oleh parameter-parameter kriteria lokasi terbaik kawasan agroindustri yang diadopsi dari pedoman teknis kawasan industri yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2010. Hasil dari penelitian ini adalah zonasi kawasan agroindustri yang dibagi menjadi 5 (lima) zona kesesuaian, yaitu kurang sesuai, cukup sesuai tapi lahan tidak mencukupi, cukup sesuai lahan mencukupi, sangat sesuai tapi lahan tidak mencukupi, dan sangat sesuai dengan lahan mencukupi. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Dari kurang lebih 13 ribu ha luas Kabupaten Bandung Barat, hanya sebesar 4,20% saja lokasi yang paling mendekati kondisi ideal untuk dijadikan sebagai kawasan agroindustri. Lokasi paling ideal sebagai kawasan agroindustri berdasarkan hasil penelitian berada di Kecamatan Cikalong Wetan, Kecamatan Ngamprah, Kecamatan Padalarang, Kecamatan Cipatat, dan Kecamatan Lembang.