// <![CDATA[PEMETAAN LAHAN KRITIS MENGGUNAKAN TEKNIK PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN BAYAH]]> GINA AMALIA / 232010006 Penulis Hary Nugroho., Ir., M.T.
Keberadaan lahan kritis banyak disebabkan karena terbukanya hutan, vegetasi yang minim pada lereng curam, serta tanah dengan pengelolaan yang buruk. Sistem Informasi Geografis (SIG) dan penginderaan jauh merupakan solisi untuk permasalahan analisis sumberdaya lahan, Penelitian ini dilaksanaklan di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Penelitian bertujuan untuk memetakan lahan kritis diKecamatan Bayah untuk mengetahui sebaran dan luasannya serta menjadi bahanrekomendasi penanganan rehabilitasi lahan di Kecamatan Bayah. Metode yang digunakan yaitu mengacu pada Kementrian Kehutanan nomor: P. 4/V-SET/2013. Parameter yang digunakan untuk memetakan kelas lahan kritis adalah tutupan vegetasi, kemiringan lereng, erosi tanah dan manajemen lahan. Hasil pemetaan tingkat lahan kritis di daerah Bayah, lahan tidak kritis 863 Ha, lahan berpotensi kritis 9.280 Ha, lahan agak kritis 4.267 Ha, Kritis 0,74 Ha .