// <![CDATA[PEMETAAN KEKUATAN SINYAL INTERNET JARINGAN SELULER DI KOTA BANDUNG UNTUK MENDUKUNG INFRASTRUKTUR APLIKASI GNSS CORS]]> Hasbi Arrasid / 232010037 Penulis Bambang Rudianto, Ir., M.T. Arsyad Ramadhan D, ST., M.T.
Kekuatan sinyal internet merupakan insfrastruktur penting yang menunjang pengukuran posisi titik menggunakan GNSS-CORS. Ketersediaan informasi kekuatan sinyal internet dapat disajikan secara spasial dalam bentuk peta untuk membantu pengguna GNSS CORS dalam menentukan koneksi internet yang baik yang akan digunakan sebagai media komunikasi antara pengguna (rover) dengan server utama sebelum berangkat ke lapangan untuk melakukan pengukuran. Data kekuatan sinyal internet didapatkan dari hasil pengukuran langsung sampelsampel kekuatan sinyal internet beberapa penyedia layanan seluler menggunakan telepon genggam. Data tersebut kemudian diinterpolasi menggunakan pendekatan geostatistik dengan metode ordinary kriging dan divalidasi ke lapangan sesuai kelas kekuatan sinyal internet untuk mengetahui tingkat akurasi peta. Selanjutnya peta tersebut diuji menggunakan perangkat GNSS CORS. Hasil penelitian menunjukan bahwa lamanya waktu yang diperlukan untuk transmisi data koreksi real time tergantung pada baik atau buruknya kekuatan sinyal internet. Telkomsel (Simpati) merupakan penyedia layanan seluler yang paling baik dan direkomendasikan untuk digunakan, karena rata-rata keseluruhan hasil pengukuran kekuatan sinyal internet yaitu -70,22 dBm dan rata-rata waktu fix mendapatkan koreksi real time yaitu 17,7 menit. Dilihat dari peta, hampir seluruh wilayah nya memiliki kekuatan sinyal pada rentang -60 dBm sampai -70 dBm (kelas baik).