PEMODELAN KEDALAMAN MUKA AIR TANAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN GEOSTATISTIKA (WILAYAH PENELITIAN: KOTA BANDUNG)
Semakin berkembangnya pembangunan dan semakin meningkatnya konsumsi air tanah di Kota Bandung dari tahun ke tahun menyebabkan kedalaman permukaan air tanah semakin dalam dikarenakan eksploitasi air tanah yang berlebihan. Oleh karena itu diperlukan suatu kegiatan pemantauan kedalaman muka air tanah. Pemetaan kedalaman muka air tanah dapat dilakukan dengan pemodelan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memodelkan kedalaman muka air tanah adalah metode geostatistika. Pada penelitian ini digunakan metode ordinary kriging dengan model semivariogram yang digunakan adalah sferikal dan eksponensial. Kedua model ini dibuat dalam model isotropis dan anisotropis. Dari semua model dihasilkan peta kedalaman muka air tanah, model yang memberikanhasil validasi silang terbaik adalah model isotropis eksponensial dengan RMSE sebesar 15.8 meter, sedangkan model yang menghasilkan RMSE terkecil dari proses validasi adalah model anisotropis eksponensial yaitu sebesar 30.56 meter. Kedalaman muka air tanah di Kota Bandung tahun 2012 berkisar antara 15-120 meter, dimana kedalaman muka air terdangkal berada di Kecamatan Kiara condong, Batununggal, Cibeunying Kidul dan Cibeunying Kaler dengan kedalaman 15 meter, sedangkan kedalaman muka air tanah terdalam berada di Kecamatan Cicendo dan Sukajadi dengan kedalaman 120 meter.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2015).PEMODELAN KEDALAMAN MUKA AIR TANAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN GEOSTATISTIKA (WILAYAH PENELITIAN: KOTA BANDUNG) ().Teknik Geodesi:FTI
Chicago Style
.PEMODELAN KEDALAMAN MUKA AIR TANAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN GEOSTATISTIKA (WILAYAH PENELITIAN: KOTA BANDUNG) ().Teknik Geodesi:FTI,2015.Text
MLA Style
.PEMODELAN KEDALAMAN MUKA AIR TANAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN GEOSTATISTIKA (WILAYAH PENELITIAN: KOTA BANDUNG) ().Teknik Geodesi:FTI,2015.Text
Turabian Style
.PEMODELAN KEDALAMAN MUKA AIR TANAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN GEOSTATISTIKA (WILAYAH PENELITIAN: KOTA BANDUNG) ().Teknik Geodesi:FTI,2015.Text