// <![CDATA[PUSAT SENI RUPA KONTEPORER DI BANDUNG]]> EKI ACHMAD RUJAI / 21.2005.013 Dosen Pembimbing 1
Pusat Seni Rupa Kontemporer di Bandung merupakan suatu sarana yang menawarkan wisata edukasi bagi penikmat, kalangan seni dan masyarakat umum. Proyek Tugas Akhir ini berlatar belakang pada kurangnya penghargaan dan apresiasi masyarakat umum terhadap seni rupa yang ada di kota Bandung. Pusat Seni Rupa Kontemporer Bandung merupakan suatu pusat dan sarana publik yang memfasilitasi berbagai macam urusan atau hal yang berhubungan dengan seni rupa kontemporer; Community Center sebagai proses pembelajaran, penelitian, dan pemberdayaan seni rupa modern di Bandung, dan Gallery untuk memamerkan karya seni rupa kontemporer yang lebih fokus pada diseminasi dan apresiasi akan produk dari proses sebelumnya, dan memiliki jangkauan pelayanan di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya serta terbuka untuk khalayak umum/publik. Tema yang diambil dalam proyek tugas akhir ini adalah Arsitektur sebagai Seni Publik Lansekap, yaitu kolaborasi penting antara Arsitektur, Lansekap, dan benda seni yang akan dipamerkan. Mengingat kontur lansekap yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang luar yang dinamis oleh seni tadi, seni dianggap sebagai stimulus bagi penikmat untuk lebih menggugah suatu ruang publik dimana benda seni itu berada. Proyek Tugas Akhir ini memiliki tujuan diantaranya sebagai suatu sarana penunjang pendidikan (edukatif), penerangan (informatif), hiburan (rekreatif), sarana seni, sosial dan budaya bagi masyarakat umum guna memperluas pengetahuan dan wawasan tentang seni rupa kontemporer di kawasan kota Bandung, yang nantinya akan turut dalam usaha pengembangan Bandung Creative City. Perencanaan proyek ini diawali dengan menganalisa kondisi tapak, kebutuhan ruang, dan aktivitas yang akan terjadi. Setelah proses perencanaan, kebutuhan ruang yang dibutuhkan disesuaikan dengan luas tapak. Proses perencanaan menjadi titik awal untuk dilanjutkan menuju proses perancangan. Kemudian, segala aspek yang telah dituangkan dalam proses perencanaan dilanjutkan menjadi proses skematik. Semua proses tersebut menjadi satu kesatuan untuk mencapai proses perancangan yang utuh. Metoda yang digunakan adalah metoda analisis yang dilakukan meliputi tahap pengumpulan data (studi literatur, observasi lapangan, wawancara, studi banding, seleksi), tahap analisis dan sintesis, serta tahap pengembangan konsep. Proses konsep perancangan ini mengacu pada hasil analisis dan studi pembelajaran berdasarkan tema dan judul yang diambil. Dengan adanya proyek ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengolahan tema dan judul serta pengembangan pola pembelajaran akan Iptek, Seni, dan Budaya yang diharapkan akan meningkatkan potensi sumber daya masyarakat di kawasan tertentu.