// <![CDATA[ZONASI TINGKAT KERAWANAN BENCANA TANAH LONGSOR STUDI KASUS KAWASAN CEKUNGAN BANDUNG]]> Hary Nugroho, Ir., M.T. Delete Destrian Setya Purabaya / 232007006 Penulis
Perubahan fungsi lahan yang kurang terarah, berkurangnya daerah resapan air, curah hujan yang cukup tinggi dan tipikal tanah yang dominan adalah jenis tanah aluvial bertekstur lempung/tanah liat di kawasan Cekungan Bandung, menjadi faktor yang menjadikan kawasan ini menjadi salah satu kawasan yang tergolong rawan terhadap bencana tanah longsor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerawanan bencana tanah longsor di Kawasan Cekungan Bandung dengan menggunakan metode pembobotan berbasis SIG. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 64,95% daerah Cekungan Bandung merupakan daerah yang tergolong cukup rawan longsor hingga sangat rawan longsor. Zonasi tingkat kerawanan longsor di Kawasan Cekungan Bandung ini didomonasi oleh kawasan dengan kategori cukup rawan longsor yaitu seluas 183.324,33 hektar atau sebesar 53,18% dari keseluruhan luasan Kawasan Cekungan Bandung.