// <![CDATA[PENJADWALAN KOMPONEN GERBONG PADA JOB SHOP DENGAN MEMPERHITUNGKAN WAKTU PENANGANAN MATERIAL DI DEPARTEMEN TEMPA PT. PINDAD.]]> MARTHA NOVANDY - 13.1999.128 / TI Penulis Drs. Hari Adianto M.T Dosen Pembimbing 1 0425107701 - Hendro Prassetiyo, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2
PT. PINDAD merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri manufaktur, khususnya industri peralatan militer. Namun pada perkembanganannya PT. PINDAD memperluas bidang produksinya dengan menerima pesanan produk dari luar (non militer). Salah satu departemen di PT. PINDAD yaitu Departemen tempa memproduksi produk-produk dari bahan metal dengan strategi produksi make to order. Produk yang dibuat di Departemen Tempa memiliki massa yang cukup besar dan jarak mesin yang cukup jauh sehingga pada setiap proses penanganan material dari satu mesin ke mesin lainnya diperlukan alat penanganan material, dan waktu yang digunakan untuk proses ini memiliki proporsi yang signifikan terhadap waktu penyelesaian.Dengan kondisi seperti ini alat penanganan material perlu dianggap sebagai resource. Penjadwalan yang di terapkan di Departemen Tempa saat ini belum memperhitungkan waktu penanganan material, sehingga waktu penyelesaian hasil penjadwalan tidak sesuai (lebih kecil) dari waktu penyelesaian sesungguhnya. Akibatnya waktu penyerahan pesanan kepada konsumen menjadi terlambat. Pada penelitian ini diusulkan suatu model sistem penjadwalan yang memperhitungkan waktu penanganan material yang dikembangkan oleh Kurniawan (2000). Penjadwalan ini dimaksudkan untuk menentukan alokasi peralatan penanganan material yang tersedia untuk melakukan tugas-tugas yang harus dikerjakan, dan juga mecoba memperlihatkan bahwa waktu penanganan material memiliki proporsi yang signifikan terhadap waktu penyelesaian sehingga perlu diperitungkan dalam melakukan pejadwalan. Dari hasil pejadwalan dengan menggunakan model yang dikembangkan Kurniawan (2000) waktu penanganan material yang digunakan yaitu sebesar 173.5 menit atau memiliki proporsi sebesar 31.7 % terhadap total waktu penyelesaian yaitu sebesar 548 menit. Dari hasil yang diperoleh dapat dijadikan masukan bagi perusahaan bahwa waktu penanganan material perlu diperhitungkan dalam melakukan penjadwalan, dan juga hasil ini dapat ditawarkan kepada konsumen pada tahap konfirmasi pesanan karena waktu penyelesaiannya yang lebih pasti.