PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE STRATEGI ASSESSMENT MODEL. ( STUDI KASUS DI PT. GRANESIA )
PT GRANESIA merupakan sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang percetakan dan penerbitan yang memproduksi produk, seperti harian Umum Pikiran Rakyat, Galamedia, Galura, Berita Parahyangan, buku-buku, majalah, brosur, leaflet dan lain-lain. Banyaknya perusahaan swasta yang bergerak di bidang percetakan dapat menjadi ancaman bagi PT GRANESIA. Oleh karena itu, perusahaan harus dapat bertahan dalam ketatnya persaingan bisnis dengan mempersiapkan strategi yang tepat. Pengukuran kinerja terhadap strategi yang telah diterapkan sangat diperlukan, sehingga perusahaan dapat mengetahui apakah strategitersebut masih dapat dilakukan untuk mampu bertahan dalam ketatnya persaingan bisnis.
Metode pengukuran kinerja Strategic Assessment Model merupakan suatu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan mutu perusahaan melalui pengembangan yang berkelanjutan. Metode ini merupakan adaptasi dari dua jenis metode untuk pengukuran kenerja perusahaan. Metode tersebut adalah Malcolm Baldrige National Quality Program dan Balanced Scorecard. Pemahaman dari kedua metode ini diperlukan dalam penggunaan Strategic Assessment Model untuk peningkatan kinerja perusahaan.
Langkah-langkah dalam pengukuran kinerja ini adalah mengumpulkan data umum dari perusahaan seperti visi, misi, tujuan dan strategi. Langkah selanjutnya adalah pemahaman visi, misi, tujuan yang akan dicapai beserta strategi yang digunakan. Hal tersebut digunakan sebagai dasar untuk proses penjabaran dalam penentuan tujuan strategis perusahaan. Untuk mendapatkan gambaran terhadap pencapaian visi, misi, tujuan dan strategi perusahaan maka dilakukan penerjemahan terhadap perspektif finansial, pelanggan, proses internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan. Selanjutnya adalah menentukan ukuran strategis, ukuran strategis diidentifikasi untuk dapat menilai tindakan yang dilakukan dalam usaha pencapaian tujuan strategis dari suatu kinerja perusahaan. Ukuran strategis yang dipakai merupakan ukuran yang relevan, dapat diawasi, dan memadai. Setelah menentukan ukuran strategis maka dilakukan penentuan target yang ingin dicapai perusahaan dari masing-masing ukuran strategis beserta usaha-usaha yang dilakukan untuk mencapai target tersebut. Penentuan diagram sebab akibat dilakukan untuk mengetahui keterkaitan antara satu ukuran strategis dengan ukuran strategis lainnya, selanjutnya dilakukan penentuan peringkat masing-masing ukuran strategis dan perancangan alat ukur menggunakan bahasa pemograman Microsoft Visual Basic 6.0.
Hasil pengukuran kinerja dengan metode Strategic Assessment Model adalah berupa peringkat perusahaan. Poin nilai perspektif finansial adalah 83,16%, perspektif pelanggan sebesar 89,62%, perspektif proses bisnis internal sebesar 99,26% dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan sebesar 85,73%. Berdasarkan metode Strategic Assessment Model jika pon nilai >81 maka perusahaan masuk ke peringkat Platinum, pada level ini menunjukkan adanya suatu pengembangan yang berkelanjutan yang meliputi setiap bagian pada perusahan terutama untuk bagian penting. Siklus perbaikan yang dilakukan oleh perusahan telah meliputi seluruh aspek.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE STRATEGI ASSESSMENT MODEL. ( STUDI KASUS DI PT. GRANESIA ) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE STRATEGI ASSESSMENT MODEL. ( STUDI KASUS DI PT. GRANESIA ) ().Teknik Industri:FTI,2008.Text
MLA Style
.PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE STRATEGI ASSESSMENT MODEL. ( STUDI KASUS DI PT. GRANESIA ) ().Teknik Industri:FTI,2008.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE STRATEGI ASSESSMENT MODEL. ( STUDI KASUS DI PT. GRANESIA ) ().Teknik Industri:FTI,2008.Text