Detail Cantuman

USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS DEPARTEMEN KONSTRUKSI MULTI BENDING DENGAN KRITERIA MEMINIMUMKAN ONGKOS MATERIAL HANDLING ( OMH ) DI PT. CHITOSE INDONESIA MANUFACTURING.

USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS DEPARTEMEN KONSTRUKSI MULTI BENDING DENGAN KRITERIA MEMINIMUMKAN ONGKOS MATERIAL HANDLING ( OMH ) DI PT. CHITOSE INDONESIA MANUFACTURING.


Tata letak saat ini di PT. Chitose Indonesia Manufacturing (PT.CIM) terutama di departemen konstruksi multi bending masih belum teratur, hal ini disebabkan oleh beberapa mesin yang seharusnya berdekatan karena banyaknya frekuensi aliran material ditempatkan berjauhan. Disamping itu juga adanya keinginan dari pihak perusahaan untuk mengganti mesin-mesin yang sudah berumur dengan mesin baru di departemen konstruksi multi bending. Oleh karena itu sebelum PT.CIM mengganti mesin lama dengan mesin baru, maka sebaiknya tata letak mesin-mesin lama dilakukan perbaikan agar sesuai dengan aliran material dan banyaknya frekuensi pengangkutan, sehingga dapat meminimumkan Ongkos Material Handling(OMH).
Data-data yang diperlukan sebelum melakukan pengolahan data adalah urutan proses pengerjaan suatu produk, jumlah produk yang diproduksi, kapasitas alat angkut, tata letak awal, dan jarak antar mesin/departemen. Tahap pengolahan data dimulai dengan perhitungan OMH untuk menentukan skala prioritas pabrik dengan asumsi jarak antar mesin yang berdekatan atau tidak ada gang antar mesin maupun antar departemen. Selanjutnya dilakukan perhitungan From To Chart (FTC) untuk mendapatkan total ongkos yang dikeluarkan oleh masing-masing mesin/departemen, kemudian perhitungan Outflow-Inflow yang berfungsi untuk menentukan total ongkos yang masuk dan keluar dari suatu mesin. Dari nilai Outflow-Inflow ditentukan skala prioritas pabrik dengan melihat nilai Outflow yang terbesar ke yang terkecil, kemudian dilakukan penyusunan Activity Relationship Diagram (ARD) berdasarkan tata letak awal yang dikembangkan oleh Muther, karena memberikan kemudahan secara visual dalam menentukan mesinmesin mana saja yang harus dipindahkan berdasarkan skala prioritas. Berdasarkan ARD tata letak awal, diperoleh 5 alternatif usulan tata letak fasilitas yang berdasarkan skala prioritas. Untuk menentukan alternatif atau usulan mana yang terpilih dilakukan perhitungan OMH untuk setiap usulan dan juga OMH untuk tata letak awal dengan perhitungan jarak menggunakan metode Aisle Distance (jarak berdasarkan gang) atau jarak yang sebenarnya, sehingga dapat diperoleh usulan tata letak yang menberikan total OMH yang lebih kecil dibandingkan dengan tata letak awal dan tata letak usulan yang lain. Dari hasil perhitungan tersebut diperoleh OMH untuk tata letak awal sebesar Rp.5.020.253,-/bulan, OMH untuk tata letak usulan 1 sebesar Rp. 4.658.562,-/bulan, OMH untuk tata letak usulan 2 sebesar Rp. 4.815.741,-/bulan, OMH untuk tata letak usulan 3 sebesar Rp. 4.837.921,-/bulan, OMH untuk tata letak usulan 4 sebesar Rp. 4.528.866,-/bulan dan OMH untuk tata letak usulan 5 sebesar Rp. 4.708.550,-/bulan.
Dari kelima usulan ini yang terpilih adalah tata letak usulan 4. Tata letak usulan 4 terpilih karena dapat menghasilkan usulan tata letak dengan pengurangan total OMH terbesar dibandingkan dengan tata letak usulan yang lain yaitu sebesar Rp. 491.387,-. Penurunan nilai total OMH ini disebabkan oleh penempatan mesin-mesin yang lebih dekat dan lebih teratur yang sesuai dengan aliran prosesnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyusunan ulang tata letak fasilitas dengan meminimumkan jarak dapat memperkecil ongkos, karena besaran ongkos dalam OMH berbanding lurus dengan besaran jarak.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang IRWAN SAPUTRA / 13-2002-069 - Personal Name
Alex Saleh, Ir., MT - Personal Name
Cahyadi Nugraha, ST., MT., - Personal Name
No. Panggil 1027TI/08
Subyek
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2008
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2008).USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS DEPARTEMEN KONSTRUKSI MULTI BENDING DENGAN KRITERIA MEMINIMUMKAN ONGKOS MATERIAL HANDLING ( OMH ) DI PT. CHITOSE INDONESIA MANUFACTURING.().Teknik Industri:FTI

.USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS DEPARTEMEN KONSTRUKSI MULTI BENDING DENGAN KRITERIA MEMINIMUMKAN ONGKOS MATERIAL HANDLING ( OMH ) DI PT. CHITOSE INDONESIA MANUFACTURING.().Teknik Industri:FTI,2008.Text

.USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS DEPARTEMEN KONSTRUKSI MULTI BENDING DENGAN KRITERIA MEMINIMUMKAN ONGKOS MATERIAL HANDLING ( OMH ) DI PT. CHITOSE INDONESIA MANUFACTURING.().Teknik Industri:FTI,2008.Text

.USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS DEPARTEMEN KONSTRUKSI MULTI BENDING DENGAN KRITERIA MEMINIMUMKAN ONGKOS MATERIAL HANDLING ( OMH ) DI PT. CHITOSE INDONESIA MANUFACTURING.().Teknik Industri:FTI,2008.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id