ANALISIS KELAYAKAN USAHA PERKEBUNAN KACANG TANAH DI KABUPATEN TASIKMALAYA.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Departemen Pertanian Jawa Barat, saat ini permintaan akan bahan pangan kacang tanah untuk industri-industri pengolahan makanan di daerah Jawa Barat mencapai 178.469 Ton, kebutuhan masyarakat Indonesia akan kacang tanah dari tahun 1994 selalu meningkat sebesar 4.4 %, hal ini menjadi peluang pasar untuk pendirian usaha perkebunan kacang tanah yang akan dilakukan.
Sebelum dilakukan pendirian usaha perkebunan kacang tanah, maka terlebih dahulu diperlukan suatu pengkajian mengenai kelayakan usaha dari rencana pendirian usaha perkebunan kacang tanah. Pengkajian tersebut berupa studi kelayakan yang merupakan rekomendasi mengenai kebutuhan sumber daya pada usaha perkebunan kacang tanah dan besarnya investasi yang dibutuhkan agar dapat memberikan manfaat dan keuntungan bagi perusahaan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).ANALISIS KELAYAKAN USAHA PERKEBUNAN KACANG TANAH DI KABUPATEN TASIKMALAYA. ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.ANALISIS KELAYAKAN USAHA PERKEBUNAN KACANG TANAH DI KABUPATEN TASIKMALAYA. ().Teknik Industri:FTI,2008.Text
MLA Style
.ANALISIS KELAYAKAN USAHA PERKEBUNAN KACANG TANAH DI KABUPATEN TASIKMALAYA. ().Teknik Industri:FTI,2008.Text
Turabian Style
.ANALISIS KELAYAKAN USAHA PERKEBUNAN KACANG TANAH DI KABUPATEN TASIKMALAYA. ().Teknik Industri:FTI,2008.Text