// <![CDATA[USULAN KEBIJAKAN PERAWATAN PADA DEPARTEMEN PRE PRESS DENGAN MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE ( RCM ) ( STUDI KASUS DI PT. PIKIRAN RAKYAT ).]]> ADRIE RIZKI AFRIAN RUCHIJAT / 13.2001.023 / TI Penulis Ir. Susi Susanti.,MT Dosen Pembimbing 2 0003025502 - Dr. Kusmaningrum Soemadi, Ir., MT Dosen Pembimbing 1
Suatu industri manufaktur yang baik, harus dapat memperhatikan segala kegiatan yang dapat mendukung kelancaran proses produksi. Salah satunya yaitu dengan cara menjaga kelancaran pengoperasian mesin yang dimilikinya. Pengawasan dan perawatan yang teratur dapat mempertahankan kualitas produk. PT. PIKIRAN RAKYAT merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang percetakan koran. Perusahaan ini memiliki dua departemen produksi, yaitu: departemen pre press (sebelum cetak) dan departemen press (cetak). Di dalam tugas akhir ini departemen pre press menjadi prioritas utama dalam melakukan perawatan dan sistem yang akan diteliti yaitu mesin plat processor. Pada penanganan perawatan yang dilakukan perusahaan dirasakan masih perlu ditingkatkan. Caranya adalah menggunakan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) yang dapat memberikan kebijakan yang lebih efektif dan efisien. RCM merupakan suatu metode yang didasarkan pada kriteria operasional, ekonomi dan keamanan yang digunakan untuk mengembangkan dan membuat alternatif strategi perawatan. Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) pada mesin plat processor menghasilkan kebijakan yang diklasifikasikan menjadi 4 (empat) task, yaitu time directed (TD) sebanyak 13 task. Condition directed (CD) sebanyak 6 task. Failure finding (FF) sebanyak 13 task. Run to failure (RTF) sebanyak 1 task. Hasil kebijakan dengan menggunakan metode RCM mengalami beberapa perubahan terhadap kebijakan perawatan yang ada pada perusahaan. Hasil kebijakan yang ada pada perusahaan berdasarkan task, yaitu time directed (TD) sebanyak 7 task. Condition directed (CD) sebanyak 0 task. Failure finding (FF) sebanyak 11 task. Run to failure (RTF) sebanyak 15 task. Dengan menerapkan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) perusahaan diharapkan dapat menjaga keandalan (reliability) dan ketersediaan (avaibility) mesin. Kebijakan perawatan ini dapat dilakukan untuk mencegah ataupun mendeteksi kegagalan yang dapat memiliki nilai ekonomis.