USULAN RANCANGAN PERPUSTAKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT ( QFD ). ( STUDI KASUS DI PERGURUAN TINGGI ` X ` ).
Mencetak mahasiswa yang berkualitas merupakan elemen penting dalam keberhasilan suatu perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada kurikulum, dosen yang berkualitas, dan kedisiplinan tetapi juga ditunjang oleh sarana dan prasarana yang disediakan pihak perguruan tinggi. Perpustakaan merupakan salah satu fasilitas yang disediakan oleh perguruan tinggi. Tersedianya perpustakaan yang lengkap, nyaman dan memiliki fasilitas yang lengkap akan menunjang proses kegiatan belajar mahasiswa. Oleh karena itu rancangan perpustakaan haruslah sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
Standar bangunan perpustakaan menurut PERPUSNAS luasnya harus bias menampung 25% populasi mahasiswa. Idealnya satu mahasiswa berhak atas 1 m2 luas perpustakaan dan 15 buku. Perguruan tinggi ”X” rata-rata memiliki 5000 mahasiswa aktif tiap tahunnya sehingga idealnya memiliki bangunan perpustakaan 1250 m2 dengan 75000 buku. Kapasitas perpustakaan yang ada sekarang tidak memenuhi standar (luasnya 920,25 m2 dengan 50.000 buku dan rata-rata kunjungan 200 mahasiswa/harinya) sehingga dirasa kurang memadai dalam menampung jumlah pengunjung dan tidak maksimal dalam segi kelengkapan buku. Mahasiswa seringkali mengeluhkan fasilitas internet yang disediakan pihak kampus, selain itu letaknya jauh dari masjid maupun kantin kampus. Perguruan tinggi “X” berencana membangun perpustakaan pertengahan tahun 2008. Tujuan yang ingin dicapai pada tugas akhir ini adalah membantu pihak perguruan tinggi dalam pengembangan dan perancangan perpustakaan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
Tahap-tahap dalam pembuatan HOQ dimulai dengan identifikasi kebutuhan konsumen (customer needs), membentuk planning matriks, identifikasi karakteristik teknik (technical response), menghitung & penentuan relationship matriks, penentuan technical correlation, dan menghitung & penentuan technical matriks. Dalam membentuk planning matriks terdapat beberapa tahap, yaitu menghitung importance to customer, menghitung current satisfaction performance, penentuan goal, menghitung importance ratio, penentuan sales point, menghitung raw weight & normalized raw weight. Sedangkan untuk menghitung dan penentuan technical matriks terdapat dua tahap, yaitu menghitung contributions & normalized contributions dan penentuan target perguruan tinggi. Hasil yang di dapat dari matriks House of Quality adalah urutan prioritas technical matrix, tahap selanjutnya adalah perancangan perpustakaan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa. Perancangan perpustakaan yang di hasilkan dalam penelitian ini menunjukan perubahan dan penambahan beberapa fasilitas sehingga dapat dikatakan telah memenuhi kebutuhan mahasiswa dan lebih baik dari kondisi perpustakaan sebelumnya.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).USULAN RANCANGAN PERPUSTAKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT ( QFD ). ( STUDI KASUS DI PERGURUAN TINGGI ` X ` ). ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN RANCANGAN PERPUSTAKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT ( QFD ). ( STUDI KASUS DI PERGURUAN TINGGI ` X ` ). ().Teknik Industri:FTI,2009.Text
MLA Style
.USULAN RANCANGAN PERPUSTAKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT ( QFD ). ( STUDI KASUS DI PERGURUAN TINGGI ` X ` ). ().Teknik Industri:FTI,2009.Text
Turabian Style
.USULAN RANCANGAN PERPUSTAKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT ( QFD ). ( STUDI KASUS DI PERGURUAN TINGGI ` X ` ). ().Teknik Industri:FTI,2009.Text