// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN PRESTASI KERJA BERDASARKAN KOMPETENSI, MOTIVASI, DAN KESEMPATAN KERJA DI PT.SUCOFINDO ( PERSERO ) BANDUNG.]]> RIKKY MUHAMMAD ROSYAD / 13.2004.016 / TI Dosen Pembimbing 1 Hendang Setyo Rukmi, ST.MT Arie Desrianty, ST,MT
Penelitian ini membahas tentang perbaikan prestasi kerja karyawan yang dilakukan di PT.Sucofindo (Persero) Bandung . Selama ini manajemen merasa bahwa masih terdapat masalah yang harus diperbaiki, yaitu mengenai tanggung jawab, kompetensi dan motivasi. Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan yang dilihat dari faktor kesesuaian kompetensi dengan pekerjaan, faktor motivasi dan faktor kesempatan kerja. Hal yang akan dikaji berupa bagaimana kondisi ketiga faktor yang ada sekarang (kesesuaian kompetensi dengan perkerjaan, motivasi, dan kesempatan kerja), motif kebutuhan apa yang mendorong karyawan berprestasi dengan baik, dari ketiga faktor (kesesuaian kompetensi dengan perkerjaan, motivasi, dan kesempatan kerja) faktor apa yang paling berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan, dan bagaimana cara memperbaiki prestasi kerja dengan mempertimbangkan ketiga faktor tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis faktor. Analisa faktor digunakan untuk menghitung korelasi antar variabel-variabel manifest yang akan membentuk variabel laten. Dari sejumlah variabel yang diolah (masing-masing variabel manifest diwakili oleh beberapa pertanyaan dalam kuesioner), beberapa diantaranya akan diagregasikan ke dalam sejumlah variabel laten yang lebih sedikit. Faktor kesesuaian kompetensi dengan pekerjaan setelah dilakukan analisis faktor dengan menggunakan SPSS 10.0 terbentuk lima faktor yang mempengaruhi kesesuaian kompetensi dengan pekerjaan yaitu faktor kompetensi operasional serta penyampaian dan pengelolaan informasi, kompetensi sifat dan tingkah laku, kompetensi pengelolaan keuangan, kompetensi manajerial dan pengetahuan produk/jasa, kompetensi pengelolaan administrasi. Untuk faktor motivasi kerja yang tinggi terbentuk 2 faktor yang mempengaruhi motivasi kerja yang tinggi yaitu faktor semangat kerja, inisiatif. Untuk faktor kesempatan kerja terbentuk 3 faktor yang mempengaruhi kesempatan kerja yaitu faktor kendala kondisi fisik dan peralatan, kendala lingkungan kerja kendala lingkungan sosial Untuk motif/kebutuhan terdapat 5 faktor yang belum terpenuhi yaitu belum terjamin dari ancaman fisik dan non fisik, kebutuhan akan perumahan, kebutuhan untuk dihargai dan dihormati, kebutuhan untuk menjadi diri sendiri, dan kebutuhan untuk mewujudkan cita-cita belum dipenuhi. Usulan peningkatan prestasi kerja atau perbaikan prestasi kerja yaitu pelatihan mengenai penggunaan peralatan, pelatihan mengenai penggunaan software dan pengolahan informasi, pelatihan mengenai cara/proses/prosedur kerja, pelatihan mengenai cara berkomunikasi, pelatihan mengenai sifat dan tingkah laku, pelatihan mengenai pengelolaan keuangan, pelatihan mengenai pengelolaan administrasi, pelatihan mengenai manajerial dan pengetahuan produk/jasa, dan pemenuhan motif/kebutuhan karyawan sehingga dapat meningkatkan semangat kerja dan inisiatif.