// <![CDATA[RANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN (Studi Kasus Di Perusahaan Perorangan Aneka Rajut)]]> 0422117502 - Rispianda , S.T., M.T., M.Phiil. Dosen Pembimbing 2 Chandra Ade Irawan, S.T, M.T Dosen Pembimbing 1 GUN-GUN KANTAWIRIA/13-2004-129 Penulis
Informasi dapat diartikan sebagai data yang telah diolah, sehingga memiliki arti bagi penerima dan dapat dijadikan dasar untuk membuat suatu keputusan. Informasi dalam sebuah perusahan adalah hal penting yang perlu diperhatikan guna mencapai tujuan. Pengelolaan informasi berguna untuk memaksimalkan produktivitas perusahaan dan memperbaiki efektifitas dan effesiensi perusahaan. Penyampaian informasi harus dilakukan dengan cepat dan tersusun rapih agar informasi dapat disampaikan secara detail. Dengan perkembangan teknologi seperti komputer, penyampaian informasi dengan pengolahan data dapat dipaparkan dengan begitu jelas. Perusahaan Perseorangan Aneka Rajut merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yaitu memproduksi berbagai produk pakaian rajutan. Perusahaan ini berkedudukan di Jln. Kawaluyaan No.46 Bandung. Perusahaan yang membutuhkan data/informasi yang secara detil dan realistis terhadap informasi/data produksi di perusahaan, informasi tentang keadaan persediaan untuk dapat melakukan manajemen dengan baik. Dibutuhkanya data/informasi yang cepat dan tepat untuk dapat memanajemen persediaan untuk menjunjang kegitan di perusahaan agar produksi dapat berjalan sesuai dengan jadwal. Metoda yang digunakan untuk pemecahan adalah membuat Sistem Informasi Manajemen dengan menggunakan perangkat lunak yang menggunakan program Microsoft Access. Hasil dengan perancangan sistem informasi manajemen persediaan, perusahaan dapat mengkontrol kegiatan tiap operator, pendataan Input bahan yang up-date keadaan gudang, transaksi keluar masuk bahan dapat terkontrol dengan baik, kebutukhan bahan baku dapat diketahui dan pembelian bahan baku dapat dipesan sesuai dengan dibutuhkan dan pendataan subkontrak dan pengiriman bahan baku dapat informasikan dengan baik. Dengan adanya perancangan sistem informasi yang terkomputerisasi, dapat mempermudah untuk monitoring keadaan persediaan secara terkomputerisasi dan dapat membantu mendokumentasikan, dan menginformasikan keadaan persediaan sehingga menghasilkan keputusan yang tepat dalam pengelolaan persediaan.