// <![CDATA[RANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN LANTAI PRODUKSI. ( STUDI KASUS DI CV. MITRA AMANAH ENGINEERING ).]]> ADI FAHRUL RASIDIN / 13.2004.068 / TI Penulis 0422117502 - Rispianda , S.T., M.T., M.Phiil. Dosen Pembimbing 2 Chandra Ade Irawan, S.T, M.T Dosen Pembimbing 1
Perkembangan teknologi informasi dewasa ini semakin pesat, sektor bisnis dan industry turut memanfaatkannya untuk mendukung aktivitas perusahaan terutama berkaitan dengan pengolahan, pendokumentasian data dan penyampaian informasi yang dibutuhkan agar pengambilan keputusan dilakukan secara efektif dan efisien. Perusahaan manufaktur banyak memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang kegiatan produksi yang dilakukan. Dalam perusahaan manufaktur kegiatan produksi merupakan tulang punggung perusahaan sehingga diperlukan penanganan khusus terutama berkaitan dengan perencanaan dan pengendalian produksi perusahaan. CV. MITRA AMANAH ENGINEERING merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang jasa permesinan, bertempat di SSML (Small Scale Manufacturing Labolatorium) Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS). Karakteristik sistem produksi perusahaan bersifat job order dimana kedatangan order bersifat random. Hal ini menyebabkan perusahaan sulit untuk merencanakan dan mengendalikan produksi. Untuk mengatasi permasalahan ini salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pemantuan lantai produksi. Aktivitas pemantauan dilakukan objek lantai produksi yang terdiri dari mesin-mesin produksi, peralatan dan operator yang tergabung dalam set stasiun kerja serta job yang telah diturunkan ke lantai produksi. Dengan melakukan pemantuan terhadap objek-objek ini diharapkan akan membantu perusahaan untuk dapat merencanakan dan mengendalikan produksi secara optimal sehingga realisasi rencana yang telah ditetapkan dapat terpenuhi. Pada penelitian ini dikembangkan rancangan sistem informasi manajemen lantai produksi yang dapat memantua perkembangan status dari stasiun kerja dan job yang diturunkan ke lantai produksi. Hasil penelitian berupa prototype sistem informasi manajemen lantai produksi yang dapat membantu mendokumentasikan data perkembangan status dari stasiun kerja dan job yang diturunkan. Data-data ini kemudian dimanipulasi, diorganisasikan dan disajikan sebagai informasi dalam bentuk print out yang terdiri dari laporan status job, status stasiun kerja dalam periode waktu tertentu. Laporan ini dapat digunakan untuk membantu pelaksana fungsi scheduler dan dispatcher mengambil keputusan dalam usaha merencanakan dan mengendalikan produksi secara lebih cepat, tepat dan akurat.