// <![CDATA[PENGUKURAN KINERJA DENGAN MENGGUNAKAN MALCOLM BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE ( EDUCATION CRITERIA ). ( STUDI KASUS DI FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI ITENAS ).]]> ARIEF BUDIMAN / 13.2004.006 / TI Penulis 0422037203 - Sugih Arijanto ST.,M.M Dosen Pembimbing 2 9900980216 - Ambar Rukmi Harsono Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1
Itenas adalah salah satu perguruan tinggi swasta yang berada pada persaingan antar perguruan tinggi yang terjadi saat ini. Untuk mengetahui sejauh mana tingkat kinerja dalam menghadapi persaingan diperlukan pengukuran kinerja. Saat ini pengukuran kinerja di Itenas masih bersifat parsial dan belum terintegrasi, misalnya pengukuran baru dilakukan pada proses belajar mengajar saja belum dikaitkan dengan perencanaan strategis. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan pengukuran kinerja yang terintegrasi. Fakultas adalah suatu bagian dalam institusi perguruan tinggi, berfungsi sebagai pelaksana sebagian tugas pokok dan fungsi institusi. Pengukuran kinerja pada penelitian ini dilakukan pada tingkat fakultas khususnya Fakultas Teknologi Industri (FTI), berdasarkan fungsinya fakultas dapat dijadikan sebagai langkah awal untuk mengukur kinerja Itenas secara keseluruhan. Terdapat beberapa macam metode pengukuran kinerja yang terintegrasi, salah satunya adalah Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) Education Criteria. Metode ini dipilih karena pendekatannya komprehensif dan melakukan analisis secara menyeluruh pada sistem kerja organisasi. Metode ini membahas dari mulai tahap pendekatan hingga ke tahap penerapan. MBCfPE Education Criteria dibangun berdasarkan 11 nilai inti dan konsep yang diintegrasikan ke dalam 7 kategori. 7 kategori tersebut yaitu: kepemimpian (leadership), perencanaan strategis (strategic planning), fokus student, stakeholder, dan pasar (student, stakeholder, and market focus), pengukuran, analisis, dan manajemen pengetahuan (measurement, analysis, and knowledge management), fokus faculty dan staf (faculty and staff focus), proses manajemen (process management), dan hasil kinerja organisasi (organizational performance result). Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini adalah tahap pendahuluan terdiri dari identifikasi masalah dan penentuan metode yang digunakan dalam penelitian yaitu MBCfPE Education Criteria. Tahap pengumpulan data dimulai dengan mengumpulkan data tentang profil organisasi, profil organisasi merupakan potret yang menggambarkan sekilas keadaan organisasi. Kemudian perancangan alat ukur berupa kuesioner, kuesioner ini hasil adaptasi dari aplikasi original Malcolm Baldrige Education Criteria. Setelah itu hasil jawaban kuesioner dibuat menjadi deskripsi kebutuhan informasi. Pada tahap pengolahan data dilakukan penilaian tiap kategori dan sub kategori berdasarkan deskripsi yang dibuat, setelah diperoleh nilai keseluruhan dilakukan penentuan level kinerja berdasarkan Scoring Descriptor Malcolm Baldrige. Hasil dari penelitian ini adalah perkiraan tingkat kinerja berdasarkan MBCfPE Education Criteria dan usulan perbaikan dari tingkat kinerja yang diperoleh. Perkiraan nilai yang diperoleh FTI adalah 276,25 berada pada level 2 (range 275-375) dari 8 level menurut Scoring Descriptor Malcolm Baldrige. Prioritas perbaikan dapat dilakukan pada kategori yang memperoleh nilai persentase terendah. Tiga kategori yang memperoleh nilai persentase terendah yaitu: kategori fokus student, stakeholder, dan pasar, kategori hasil kinerja organisasi, dan kategori proses manajemen.