USULAN STRATEGI PENGUATAN BRAND INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL DENGAN ANALISIS BRAND EQUITY. STUDI KASUS RESPONDEN CALON MAHASISWA DAN ORANG TUA CALON MAHASISWA.
Di Kota Bandung, Institut Teknologi Nasional (ITENAS) merupakan salah satu institut
yang cukup diminati untuk dijadikan alternatif melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Mahasiswa baru yang mendaftar di ITENAS mengalami perubahan. Perubahan ini dapat dilihat
pada dua tahun terakhir, jumlah pendaftar pada tahun 2007 lebih besar dari pada tahun 2008.
Penurunan ini mungkin dapat diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah persaingan
dengan perguruan tinggi lain. Fenomena persaingan ini menuntut pihak perguruan tinggi untuk
selalu menginovasi strateginya. Agar dapat bersaing atau bahkan memenangkan persaingan,
ITENAS harus memiliki brand equity yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan
usulan perbaikan brand ITENAS berdasarkan pengukuran brand equity.
Dalam penelitian ini, analisis elemen brand equity yang dilakukan meliputi brand
awareness, brand association, perceived quality, dan brand loyalty pada ITENAS. Pengukuran
brand awareness dilakukan untuk mengetahui kesanggupan seseorang untuk mengingat dan
mengetahui keberadaan ITENAS. Pengukuran brand association dilakukan untuk mengetahui
persepsi apa yang timbulkan oleh seseorang mengenai ITENAS, apakah persepsi yang timbul
sudah sesuai dengan yang diinginkan oleh pihak ITENAS atau belum. Pengukuran perceived
quality dilakukan untuk mengetahui persepsi seseorang akan kualitas ITENAS secara
keseluruhan. Pengukuran brand loyalty dilakukan untuk mengetahui seberapa besar loyalitas
seseorang apabila menjadi bagian dari ITENAS.
Responden yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah calon mahasiswa dan
orang tua calon mahasiswa yang berada di tempat bimbingan belajar di Kota Bandung. Ukuran
sampel minimum dihitung dengan rumus Slovin sehingga didapat ukuran sampel minimum
sebanyak 100 responden. Teknik sampling yang digunakan untuk menentukan tempat
bimbingan belajar mana yang dipilih dengan menggunakan teknik stratified random sampling
dan teknik sampling convenience sampling untuk menentukan responden yang akan mengisi
kuesioner.
Hasil pengukuran menyatakan brand equity ITENAS masih belum kuat. Hal ini terlihat
dari rendahnya tinggat kesadaran responden sehingga banyak responden yang harus diingatkan
akan keberadaan ITENAS, asosiasi yang timbul mengenai ITENAS tidak berbeda dengan
perguruan tinggi lainnya walaupun diantaranya cukup sesuai dengan ITENAS, performansi
ITENAS yang belum memuaskan walaupun sudah memiliki atribut-atribut yang penting secara
keseluruhan, serta tingkat loyalitas yang rendah apabila mereka menjadi bagian dari ITENAS.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).USULAN STRATEGI PENGUATAN BRAND INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL DENGAN ANALISIS BRAND EQUITY. STUDI KASUS RESPONDEN CALON MAHASISWA DAN ORANG TUA CALON MAHASISWA. ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN STRATEGI PENGUATAN BRAND INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL DENGAN ANALISIS BRAND EQUITY. STUDI KASUS RESPONDEN CALON MAHASISWA DAN ORANG TUA CALON MAHASISWA. ().Teknik Industri:FTI,2009.Text
MLA Style
.USULAN STRATEGI PENGUATAN BRAND INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL DENGAN ANALISIS BRAND EQUITY. STUDI KASUS RESPONDEN CALON MAHASISWA DAN ORANG TUA CALON MAHASISWA. ().Teknik Industri:FTI,2009.Text
Turabian Style
.USULAN STRATEGI PENGUATAN BRAND INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL DENGAN ANALISIS BRAND EQUITY. STUDI KASUS RESPONDEN CALON MAHASISWA DAN ORANG TUA CALON MAHASISWA. ().Teknik Industri:FTI,2009.Text