// <![CDATA[USULAN USULAN PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN STUDIO MUSIK VIRGO BERDASARKAN PETA POSISI (MDS), ANALISIS KLASTER DAN PETA PREFERENSI]]> ADI ABDULLAH UMAR DJ / 13.2003.117 Penulis 0425127201 - Hendang S. Rukmi, ST,, M.T. Dosen Pembimbing 1 0405097701 - Dwi Kurniawan S.T, M.T. Dosen Pembimbing 2
Perkembangan industri musik terjadi di kota Bandung sebagai salah satu barometer musik. Kondisi ini menyebabkan jumlah studio musik banyak bermunculan di kota Bandung, salah satunya adalah Studio Musik Virgo yang berdiri sejak 1996. Studio musik Virgo berlokasi di Jln. Tubagus Ismail Raya, Gg. Virgo, Kec. Coblong, Bandung Utara. Di wilayah ini, terdapat lebih dari 10 studio musik yang menyediakan fasilitas latihan sehingga tingkat persaingan antar studio musik cukup ketat. Konsumen saat ini lebih selektif dalam memilih studio musik. Untuk memenangkan persaingan Studio Musik Virgo harus mempunyai ciri khas atau keunggulan pelayanan dari para pesaingnya. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas pelayanan Studio Musik Virgo agar memiliki keunggulan pelayanan. Untuk memperbaiki kualitas pelayanan tersebut terlebih dalu perlu dikaji siapa saja yang merupakan pesaing terdekat dan apa keunggulan Studio Musik Virgo dibandingkan dengan para pesaingnya. Metode yang digunakan untuk menggambarkan persepsi konsumen ke dalam bentuk ruang dimensi yaitu dengan menggunakan metode Multidimensional Scalling, berdasarkan persepsi konsumen studio musik dikelompokkan dengan menggunakan analisis Cluster dan metode Perceptual Map digunakan untuk melihat hubungan persepsi dan preferensi konsumen berdasarkan atribut yang terpilih. Dari peta posisi, analisis cluster dan peta preferensi tersebut dilakukan analisis sehingga pihak studio musik Virgo dapat melakukan peningkatan perbaikan kualitas pelayanan agar dapat menjaring konsumen sebanyak-banyaknya mendekati persepsi dan preferensi konsumen studio musik. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen studio musik dengan range umur 15-25 tahun dan rutin bermain di studio musik. Penyebaran kuesioner diberikan di setiap studio musik yang diamati yaitu: studio music Shelter, studio musik Virgo, studio musik C51, studio musik Graha, dan studio music Allegra yang berada di wilayah Kec. Coblong, Bandung Utara. Dari hasil dari penelitian berdasarkan metoda MDS, yang merupakan pesaing utama Studio Musik Virgo adalah Studio Musik C51. Berdasarkan konsumen, atribut yang dipentingkan (atribut dominan) dalam memilih studio musik adalah: kenyamanan ruang studio, kenyamanan dan ketersediaan fasilitas penunjang, kemudahan mendapat informasi, kualitas alat, kualitas pelayanan pihak manajemen, kecakapan operator, keamanan & kenyamanan saat menggunakan fasilitas jasa, dan harga. Berdasarkan analisis Cluster pengelompokkan studio musik yang terbentuk adalah sebagai berikut yaitu untuk Segmen 1 di duduki oleh Studio Musik Shelter dan Studio Musik Graha, untuk Segmen 2 di duduki oleh Studio Musik Virgo dan Studio Musik C51, dan untuk Segmen 3 di duduki Studio Musik Allegra. Berdasarakan preferensi konsumen Studio Musik Virgo unggul dari pesaing utama yaitu studio musik C51 dalam atribut kualitas alat, kualitas pelayanan pihak manajemen, keamanan & kenyamanan saat menggunakan fasilitas jasa. Sedangkan untuk atribut kenyamanan ruang studio, kenyamanan dan ketersediaan fasilitas penunjang, kemudahan mendapat informasi, kecakapan operator, dan harga studio musik Virgo lebih buruk dari studio musik C51. Berdasarkan hasil analisis usulan perbaikan kualitas pelayanan yang dapat dilakukan oleh Studio Musik Virgo adalah mengacu kepada 5 (lima) atribut kualitas pelayanan yang lebih buruk dari studi musik C51 yaitu pada atribut kenyamanan ruang studio, kenyamanan dan ketersediaan fasilitas penunjang, kemudahan mendapat informasi, kecakapan operator, dan harga.