RANCANGAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN MODEL PERSEDIAAN STOKASTIK UNTUK KASUS JOINT REPLENISHMENT (STUDI KASUS DI PD. KURNIA ABADI)
Persediaan adalah sumber daya yang mengganggur yang menunggu proses lebih lanjut
serta memiliki nilai ekonomis. Persediaan dapat berupa bahan baku, barang setengah jadi, dan
barang jadi. Pengendalian persediaan merupakan masalah yang penting di setiap perusahaan,
karena dapat mempengaruhi bagian keuangan, bagian produksi, dan bagian pemasaran di
perusahaan tersebut. Jumlah persediaan yang dimiliki perusahaan akan menentukan apakah
permintaan konsumen dapat terpenuhi atau tidak.
PD. Kurnia Abadi merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yaitu
dibidang konveksi dan rajutan. Perusahaan ini memproduksi barang yang berbahan baku
benang, dimana barang yang dihasilkan bermacam-macam seperti sweater, pakaian rajut,
kupluk, sarung tangan dan lain-lain. Bahan baku untuk pembuatan produk tersebut adalah
benang dengan variasi yang bermacam-macam dan mempunyai item yang banyak dan beraneka
ragam (multi-item) dengan kebutuhan akan bahan baku bersifat stokastik. Bahan baku yang
dibutuhkan oleh perusahaan ini di peroleh dari banyak supplier diantaranya adalah dari PT.
Kahatex. PT. Kahatex ini adalah perusahaan yang memasok beberapa bahan baku sekaligus.
Pengendalian persediaan di PD. Kurnia Abadi pada dasarnya dilakukan hanya berdasarkan
intuisi dan pengalaman saja tanpa menggunakan suatu metode yang jelas, sistematis dan
matematis. Pada saat ini, perusahaan mengalami ongkos pesan yang cukup besar, hal ini
dikarenakan ongkos pemesanannya dilakukan secara sendiri-sendiri, sehingga mengakibatkan
pemborosan ongkos pesan.
Melihat permasalahan di atas, dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian
persediaannya perlu dievaluasi dan diperbaiki dengan metode yang baru yang lebih sistematis
dan matematis sehingga dapat menghasilkan ongkos persediaan yang lebih baik dan lebih
optimum. Model yang sesuai dengan kondisi perusahaan dimana mempunyai permasalahan
permintaan bahan baku yang bersifat stokastik dan mempunyai sumberdaya yang multi-item
dengan satu supplier yang memasok banyak bahan baku ini adalah model periodic review untuk
kasus joint replenishment dengan permintaan bersifat stokastik. Dengan model ini, pemesanan
yang awalnya dilakukan secara sendiri-sendiri (mandiri) menjadi pemesanan yang dilakukan
secara gabungan/bersama-sama (Joint Replenishment) dimana jika pemesanan dilakukan secara
bersama-sama maka akan menghemat ongkos pesannya, sehingga akan meminimasi ongkos
persediaan. Model ini sendiri dikembangkan oleh Eynan dan Kropp (1998). Sedangkan variabel
keputusan dari model ini adalah Interval Pemesanan (Ti
*) dan Inventory Level (ILi) dari tiap-tiap
jenis bahan baku.
Rancangan sistem pengendalian persediaan bahan baku menghasilkan Interval
Pemesanan (Ti
*) dan Inventory Level (ILi) dari tiap-tiap jenis bahan baku. Dari perhitungan
diperoleh bahwa masing-masing faktor pengalinya sebesar k = 1, dengan nilai Interval
Pemesanannya (Ti
*) sebesar 1,13 bulan atau 4 minggu. Dengan nilai Inventory Level (ILi) dari
tiap-tiap jenis bahan baku bervariasi. Sehingga didapatkan ongkos total persediaan dari model
adalah Rp. 16.719.780,54 per tahun. Sedangkan dari hasil uji verifikasi sistem persediaan
terhadap data masa lalu didapatkan ongkos total persediaannya adalah Rp. 14.004.933,- per
tahun. Adapun total ongkos persediaan berdasarkan sistem yang digunakan oleh perusahaan
adalah Rp. 22,915,177.00 per tahun. Jika dilihat dari hasil yang didapatkan, maka dapat
disimpulkan bahwa ongkos persediaan berdasarkan hasil rancangan, lebih kecil jika
dibandingkan dengan ongkos persediaan berdasarkan metode perusahaan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).RANCANGAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN MODEL PERSEDIAAN STOKASTIK UNTUK KASUS JOINT REPLENISHMENT (STUDI KASUS DI PD. KURNIA ABADI) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.RANCANGAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN MODEL PERSEDIAAN STOKASTIK UNTUK KASUS JOINT REPLENISHMENT (STUDI KASUS DI PD. KURNIA ABADI) ().Teknik Industri:FTI,2009.Text
MLA Style
.RANCANGAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN MODEL PERSEDIAAN STOKASTIK UNTUK KASUS JOINT REPLENISHMENT (STUDI KASUS DI PD. KURNIA ABADI) ().Teknik Industri:FTI,2009.Text
Turabian Style
.RANCANGAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN MODEL PERSEDIAAN STOKASTIK UNTUK KASUS JOINT REPLENISHMENT (STUDI KASUS DI PD. KURNIA ABADI) ().Teknik Industri:FTI,2009.Text