ANALISIS KELAYAKAN USAHA STUDIO MUSIK RECORDING DI KOTA BANDUNG
Saat ini band asal kota Bandung memiliki kontribusi signifikan dalam perkembangan musik nasional, hal ini disebabkan jumlah musisi maupun band yang berasal dari Kota Bandung cukup banyak dan beragamnya aliran jenis musik yang dianut di Kota Bandung. Banyaknya band di kota Bandung menyebabkan seorang investor berkeinginan untuk mendirikan usaha yang bergerak di bidang studio musik recording. Investor tersebut menginginkan usahanya didirikan dengan perencanaan yang baik. Perencanaan yang dimaksud adalah penyusunan rencana pendirian usaha mulai dari menganalisis peluang pasar hingga estimasi keuntungan yang diperoleh. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kerugian yang mungkin dialami investor. Dengan kata lain, diperlukan studi kelayakan usaha studio musik recording untuk mengetahui pendirian usaha tersebut menguntungkan atau tidak.
Pada penelitian ini, studi kelayakan usaha studio musik recording akan dilakukan untuk menganalisis kelayakan usaha ditinjau dari beberapa aspek, yaitu : aspek pasar, hal yang dikaji adalah nilai peluang pasar dan strategi pemasaran. Aspek berikutnya yang dianalisis adalah aspek teknis, hal yang dianalisis adalah lokasi usaha, teknologi, kapasitas usaha, tenaga kerja, dan fasilitas usaha. Pada aspek legal, hal yang dianalisis adalah kemampuan usaha untuk memperoleh izin usaha. Aspek terakhir yang dianalisis adalah aspek finansial, hal yang dianalisis adalah payback period (PP), net present value (NPV), dan internal rate of return (IRR).
Pada aspek pasar, peluang pasar bernilai positif dan strategi pemasaran yang diusulkan dapat digunakan, menunjukkan bahwa usaha layak didirikan berdasarkan kriteria kelayakan aspek pasar. Pada aspek teknis ditunjukkan bahwa usaha studio musik recording ini layak didirikan karena lokasi usaha yang strategis, teknologi yang digunakan merupakan teknologi yang sedang trend, kapasitas jasa yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen, tersedianya tenaga kerja yang dapat mengoperasikan alat-alat recording, dan adanya fasilitas mendukung kelancaran proses recording. Pada aspek legal, diketahui bahwa ada mekanisme untuk pengajuan izin usaha, sehingga usaha studio musik recording ini layak didirikan berdasarkan kriteria kelayakan aspek legal. Pada aspek finansial diperoleh bahwa payback period (PP) diperoleh pada 1 tahun 10 bulan, net present value (NPV) sebesar Rp 456.694.205,89, dan internal rate of return (IRR) sebesar 57,58% dengan MARR sebesar 8,75%. Berdasarkan kriteria kelayakan aspek pasar, aspek teknis, aspek legal, dan aspek finansial usaha studio musik recording ini layak didirikan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).ANALISIS KELAYAKAN USAHA STUDIO MUSIK RECORDING DI KOTA BANDUNG ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.ANALISIS KELAYAKAN USAHA STUDIO MUSIK RECORDING DI KOTA BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2009.Text
MLA Style
.ANALISIS KELAYAKAN USAHA STUDIO MUSIK RECORDING DI KOTA BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2009.Text
Turabian Style
.ANALISIS KELAYAKAN USAHA STUDIO MUSIK RECORDING DI KOTA BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2009.Text