// <![CDATA[IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KONSUMEN MOBIL HONDA]]> GOTRA PRABAYASA / 13-2004-148 Penulis 0013055702 - Drs, R. Hari Adianto, MT. Dosen Pembimbing 1 0410126901 - Lisye Fitria, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2
Masyarakat selaku konsumen pembeli tidak dengan begitu saja membeli mobil tanpa mempunyai pertimbangan tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi mereka dalam pengambilan keputusan seperti produk, harga, lokasi, promosi (Kotler & Amstrong 1997). Selain itu, dalam sebuah proses pengambilan keputusan pembelian tidak hanya berakhir dengan terjadinya transaksi pembelian, akan tetapi diikuti pula oleh tahap perilaku purnabeli (post purchase behavior). Pada tahap ini konsumen akan merasakan tingkat kepuasan atau ketidakpuasan tertentu yang akan mempengaruhi perilaku berikutnya. Konsumen yang merasa puas cenderung akan menyatakan hal-hal yang baik tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan kepada orang lain (Bayus dalam Kotler et al. 1996). Untuk mampu menciptakan kepuasan konsumen tersebut, IBRM perlu memiliki suatu strategi pemasaran yang jitu dalam memasarkan produknya, karena strategi pemasaran juga merupakan alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang digunakan untuk melayani pasar sasaran (Tull & Kahle dalam Tjiptono 1997). Salah satu bentuk strategi pemasaran yang mampu mendukung dalam memasarkan mobil Honda City untuk menciptakan kepuasan konsumen adalah penggunaan marketing mix (bauran pemasaran) yang dapat meliputi product, price, place dan promotion. Dengan demikian, faktor yang ada dalam bauran pemasaran merupakan variabel-variabel yang diharapkan mampu menciptakan kepuasan konsumen, atau dengan kata lain variabel-variabel tersebut akan mempengaruhi kepuasan konsumen dalam membeli suatu produk. Objek penelitian adalah konsumen mobil Honda City di daerah Bandung. Dalam penelitan ini sampel yang akan diambil adalah pemakai mobil Honda City yang penyebaran kuesionernya akan dilakukan ke rumah responden yang merupakan pembeli mobil Honda City dari PT. Istana Bandung Raya Motor yang berlokasi di Bandung. Metoda pengambilan sampel yang digunakan adalah metoda sampel acak. Pada metoda sampel acak ini setiap satuan elementer dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel. Berdasarkan nilai Determinant of Correlation Matrix yang sangat kecil yaitu mendekati nol (5,572 x 10-15), nilai KMO (Kaiser-Mayer-Olk in) untuk ukuran kesesuaian pengambilan sampel Measure of Sampling Adequacy (MSA) adalah ,800 dan nilai Barlett Test of Sphericity yang sangat besar (2663,972) dengan nilai signifikansi yang sangat kecil (0,000), menunjukkan bahwa penggunaan analisis faktor cukup memadai untuk set data yang dimiliki dapat dilanjutkan. Ekstraksi faktor mengelompokkan menjadi empat faktor sesuai dengan model penelitian dengan total variansi yang menunjukkan keragaman yang dapat dijelaskan oleh empat factor tersebut sebesar 42,349 %. Angka ini relatif cukup tinggi karena hanya 57,651 % keragaman yang tidak dapat dijelaskan. Dengan demikian dapat dikatakan model cukup mewakili variable yang terlibat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap para konsumen / pemakai mobil Honda City, dapat ditarik beberapa kesimpulan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen mobil Honda City i-DSI, yaitu Aspek Produk adalah adanya garansi Mobil Honda City yang menjamin, Aspek Harga adalah harga Mobil Honda City yang sesuai dengan mutu dan kualitas, Aspek Tempat adalah tersedianya bengkel melakukan perawatan Mobil Honda City di wilayah Bandung dan untuk Aspek promosi adalah banyaknya iklan Mobil Honda City yang menarik di media masa.