// <![CDATA[IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KOMPETENSI LULUSAN TEKNIK INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL (ITENAS) DALAM DUNIA KERJA (STUDI KASUS :]]> Rispianda, S.T.,M.T..M.Phil. Dosen Pembimbing 2 Ir. Yuniar, M.T. Dosen Pembimbing 1 Eva Juliati / 132004038 Penulis
Dunia kerja merupakan sarana kegiatan guna mendapatkan suatu hasil dari pekerjaan yang dikerjakan oleh setiap pekerjanya. Dunia kerja pada masa sekarang secara selektif akan menjaring calon tenaga kerja yang benar-benar profesional pada bidangnya, karena dengan persaingan yang cukup ketat dibutuhkan sumber daya yang berkompeten dalam bidang yang dibutuhkan. Penelitian ini dimaksudkan untukl mengetahui kemampuan kompetensi lulusan Teknik Industri ITENAS. Penelitian dilakukan pada lulusan Teknik Industri di ITENAS dimulai dari Mei Tahun 2007 sampai Maret Tahun 2008 dan yang sudah bekerja dengan menggunakan metode survey. Setelah data terkumpul maka dilakukan pengelompokan jumlah responden yang mengisi kuesioner yang mengisi kuesioner, dan identitas tempat kerja lulusan. Setelah itu dilakukan pembagian bidang usaha lulusan menjadi 2 yaitu: lulusan yang bekerja di bidang usaha manufaktur dan di bidang usaha jasa. Setelah melakukan perbandingan antara bidang usaha manufaktur dan di bidang usaha jasa, maka jawaban kuesioner yang diisi oleh para lulusan direkap untuk mengetahui urutan pemilihan kompetensi untuk setiap item kuesioner. Dari hasil penelitian pada bidang manufaktur didapatkan hasil urutan prioriritas terpenting pada kompetensi pengetahuan pada bidang usaha manufaktur adalah pengetahuan / pemahaman prinsip engineering, sedangkan pada bidang usaha jasa adalah pengetahuan / pemahaman manajemen. Urutan prioriritas terpenting pada kompetensi kemampuan teknis pada bidang usaha manufaktur dan bidang usaha jasa adalah mengenali informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah. Urutan prioriritas terpenting pada kompetensi Practical Skills adalah merencanakan, merancang, dan mengoperasikan sistem manufaktur, sedangkan pada bidang usaha jasa adalah menerapkan teknik-teknik perencanaan, pengendalian, dan perbaikan kualitas. Urutan prioriritas terpenting pada kompetensi Managerial Skills pada bidang usaha manufaktur dan bidang usaha jasa adalah berkomunikasi secara efektif baik lisan maupun tulisan.