// <![CDATA[KATEGORISASI RESIKO PADA JALUR DISTRIBUSI GAS PT. PGN SBU I JBB MENGGUNAKAN METODE QUALITATIVE RISK BASED INSPECTION]]> TAMA ZEINNYA / 13.2003.030 Penulis 0409066802 - Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT. Dosen Pembimbing 2 0003025502 - Dr. Kusmaningrum Soemadi, Ir., MT Dosen Pembimbing 1
Pada dasarnya inspeksi jaringan distribusi gas merupakan kegiatan yang diarahkan pada tujuan untuk menjamin kelangsungan fungsional suatu sistem distribusi gas, yang diharapkan menghasilkan output sesuai dengan yang dikehendaki. Kegiatan inspeksi (inspection) mesin merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan distribusi gas. Mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kelancaran jalannya distribusi. PT. Perusahaan Gas Negara (PT. PGN) merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang industri gas bumi. Dalam kegiatan pendistribusian gas bumi terdapat hal yang menghambat berupa kebocoran pada jaringan pipa yang dapat membuat terhentinya kegiatan proses distribusi. Hal ini dipengaruhi oleh karakterisktik jalur pipa distribusi PT. PGN. Dengan berbagai kondisi seperti disebutkan di atas maka dibutuhkan optimalisasi kebijakan preventive maintenace jaringan pipa menggunakan metode RBI (Risk Based Inspection). Tahapan RBI yang digunakan dalam penelitian ini adalah Qualitative Risk Based Inspection. Pada tahap ini akan dilakukan proses skoring yang penilaiannya terbagi menjadi : Determination of Likelihood Category, Determination of Damage Consequence Category (flammable materials only), Determination of Health Consequence Category (toxic materials only). Dimana hasil akhir dari metode ini adalah pengkategorian tingkat resiko menjadi resiko rendah, menengah, dan tinggi. Dari penelitian ini didapatkan hasil pengkategorian resiko pada seluruh jalur pipa distribusi kota Jakarta menunjukkan bahwa tingkat resiko didominasi oleh kategori resiko rendah (low risk), hanya sedikit saja yang masuk ke dalam kategori medium risk. Jalur pipa distribusi dapat dikategorikan masuk ke dalam medium risk apabila mengalami kegagalan dengan kategori kebocoran rupture. Seluruh jaringan pipa distribusi termasuk ke dalam tingkat low risk apabila mengalami kegagalan dalam kategori small, medium, dan large.