Detail Cantuman

PENENTUAN BIAYA PEMESINAN MESIN-MESIN KONVENSIONAL DI SMALL SCALE MANUFACTURING LABORATORY JURUSAN TEKNIK INDUSTRI ITENAS

PENENTUAN BIAYA PEMESINAN MESIN-MESIN KONVENSIONAL DI SMALL SCALE MANUFACTURING LABORATORY JURUSAN TEKNIK INDUSTRI ITENAS


Small Scale Manufacturing Laboratory (SSML) merupakan fasilitas inkubator yang dimiliki Jurusan Teknik Industri ITENAS yang didirikan dengan tujuan sebagai sarana penunjang praktikum bagi mahasiswa. Selain itu diluar jam praktikum, dapat dimanfaatkan sebagai suatu unit usaha untuk pemanfaatan mesin-mesin yang berada di dalamnya. SSML memiliki beberapa mesin konvensional dan satu buah mesin CNC. Pihak SSML akan menyewakan mesin-mesin konvensional tersebut kepada rekanan kerja untuk dapat menggunakannya. Namun untuk saat ini pihak SSML belum memiliki acuan untuk menentukan biaya sewa mesin-mesin konvensional tersebut. Oleh sebab itu diperlukan perhitungan yang baik mengenai biaya pemesinan untuk dapat digunakan pihak SSML dalam menentukan biaya sewa mesin-mesin konvensional tersebut.
Dalam penentuan biaya pemesinan ini harus memperhitungkan aspek biaya tidak langsung (overhead) yang harus ditanggung oleh pihak SSML. Beberapa komponen biaya yang mempengaruhi dalam penentuan biaya pemesinan adalah biaya depresiasi gedung area mesin dan mesin-mesin konvensional yang ada di SSML, biaya penggunaan dan biaya perawatan untuk setiap mesin konvensional tersebut. Setiap komponen biaya pemesinan tersebut dikonversikan ke dalam satuan rate/ hour berdasarkan jam kerja yang digunakan dalam proses produksi. Akumulasi dari ketiga komponen biaya tersebut untuk selanjutnya disebut sebagai biaya pemesinan per jam.
Biaya pemesinan per jam yang diperoleh dari hasil penelitian ini untuk beberapa mesin konvensional seperti mesin Vertical Milling + DRO Type PK-B3K adalah 67,6%; mesin Universal Lathe type TK-450 adalah 74,45%; mesin Universal Lathe type KW15-353 adalah 46,41%; mesin Column Drill type SSB-30X adalah 62,18%; mesin EDM type T60-ZNC60A adalah 79,81%; mesin Band Saw type RF-812N adalah 39,05% dan mesin Surface Grinding type HZ-H200 adalah 85,01% masih sangat kompetitif dibandingkan dengan biaya pemesinan per jam yang dimiliki oleh rekanan (100%). Sehingga biaya pemesinan per jam tanpa operator dan bahan baku langsung ini dapat digunakan pihak SSML sebagai dasar penentuan biaya sewa mesin yang harus dikeluarkan oleh pihak rekanan untuk menggunakan mesin-mesin konvensional yang ada di SSML.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang HENDRIXON / 13.1998.135 - Personal Name
0428096602 - Ir. Yanti Helianty, MT - Personal Name
0422117502 - Rispianda , S.T., M.T., M.Phiil. - Personal Name
No. Panggil 1169TI/10
Subyek biaya pemesinan, mesin konvensional
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2010
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2010).PENENTUAN BIAYA PEMESINAN MESIN-MESIN KONVENSIONAL DI SMALL SCALE MANUFACTURING LABORATORY JURUSAN TEKNIK INDUSTRI ITENAS().Teknik Industri:FTI

.PENENTUAN BIAYA PEMESINAN MESIN-MESIN KONVENSIONAL DI SMALL SCALE MANUFACTURING LABORATORY JURUSAN TEKNIK INDUSTRI ITENAS().Teknik Industri:FTI,2010.Text

.PENENTUAN BIAYA PEMESINAN MESIN-MESIN KONVENSIONAL DI SMALL SCALE MANUFACTURING LABORATORY JURUSAN TEKNIK INDUSTRI ITENAS().Teknik Industri:FTI,2010.Text

.PENENTUAN BIAYA PEMESINAN MESIN-MESIN KONVENSIONAL DI SMALL SCALE MANUFACTURING LABORATORY JURUSAN TEKNIK INDUSTRI ITENAS().Teknik Industri:FTI,2010.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id