// <![CDATA[USULAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA X 125 R MENGGUNAKAN ANALISIS IMPORTANCE-PERFORMANCE MATRIX]]> HENDY KURNIAWAN / 13.2000.133 Penulis Siti Nur Chotimah, S. Si., MT Dosen Pembimbing 2 0415016301 - Abu Bakar Ir.,MM. Dosen Pembimbing 1
PT. Astra Honda Motor merupakan perusahaan manufaktur sepeda motor di Indonesia yang banyak memproduksi sepeda motor dengan mesin empat (4) tak khususnya sepeda motor jenis bebek. Salah satu jenis sepeda motor Honda yang banyak diproduksi oleh PT Astra Honda Motor adalah jenis cub/bebek. Guna menunjang kebutuhan serta kepuasan konsumen sepeda motor Honda, PT. Astra Honda Motor di dukung oleh 1.600 showroom dealer penjualan yang diberi kode H1, 3.800 layanan service atau bengkel AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) dengan kode H2, serta 6.500 gerai suku cadang atau H, yang siap melayani jutaan penggunaan sepeda motor Honda sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Namun melalui hasil observasi dan wawancara dengan pihak perusahaan, masih terdapat beberapa kekurangan pada sepeda motor tipe Honda Supra X 125 R yang berkaitan dengan variabel-variabel kualitas produk, diantaranya pengoperasian tarikan awal motor terasa berat dan lama, kecepatan maksimum pada saat mengendarai sepeda motor dirasakan kurang maksimal pada medan jalan datar, dan kekurangan lainnya yang terdapat pada variabel-variabel kualitas produk. Hal tersebut menimbulkan keluhan-keluhan konsumen mengenai produk sepeda motor yang mereka gunakan. Pengukuran tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas produk sepeda motor dilakukan dengan metode analisis Importance-Performance Matrix, dan dimensi-dimensi yang terdapat pada kualitas produk sepeda motor Honda Supra X 125 R mengacu pada 8 dimensi kualitas produk yang dikemukakan oleh Garvin (1988), yaitu : Performance (Fungsi utama produk), Feature (Ciri-ciri/keistimewaan tambahan), Realibility (keandalan), Conformance To Spesification (kesesuaian dengan spesifikasi), Durability (daya tahan), Serviceability, Aesthetics (estetika), dan Perceived Quality (kualitas yang dipersepsikan). Prioritas utama untuk usulan peningkatan kualitas produk Honda Supra X 125 R secara keseluruhan terdapat empat variabel kualitas produk pada Kuadran I dalam analisis Importance- Performance Matrix, yaitu : 1. Variabel 1 berkaitan dengan tarikan awal, usulannya adalah perubahan dilakukan terhadap Honda Supra X 125 R dari sistem bahan bakar karburator menjadi sistem bahan bakar injeksi sehingga menghasilkan tarikan awal motor lebih bertenaga dan cepat, juga pasokan bahan bakar lebih irit disertai berkurangnya gesekan/hentakan pada mesin disaat penggunaan tarikan awal gas, namun berdampak pada harga penjualan motor lebih mahal. 2. Variabel 3 berkaitan dengan kecepatan maksimum diatas 100 km/h, usulannya adalah disarankan untuk menggunakan perbandingan ukuran gear depan dan belakang yang sesuai, sehingga kecepatan maksimum diatas 100 km/h yang diinginkan dapat tercapai. 3. Variabel 25berkaitan dengan model dan body motor, usulannya adalah model dan body motor hendaknya mengikuti sesuai dengan perkembangan jaman, tidak mempertahankan, menggunakan dan memproduksi model yang telah ada/terdahulu. Honda Supra X 125 R harus menciptakan model yang baru dan body motor lebih modern juga stylish sehingga terlihat sporty. 4. Variabel 27 berkaitan dengan model spion, usulannya adalah penggunaan model spion pada Honda Supra X 125 R lebih baik menggunakan ukuran standar dari perusahaan, karena didesain untuk segi aspek kenyamanan dan keselamatan pengemudi dalam berkendaraan.