// <![CDATA[PENENTUAN SUPPLIER UTAMA UNTUK KARET SINTETIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALITYC HIERARCHY PROCESS (AHP)]]> 9900980216 - Ambar Rukmi Harsono Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 0410126901 - Lisye Fitria, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 AAT SYAFAATULLAH ALHASTI/13-2000-100 Penulis
CV. Inti Karet merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri dengan sistem manufaktur bersifat make to order dengan jenis produk dan jumlah pesanan sesuai permintaan konsumen. Beberapa produk yang dihasilkan oleh perusahaan antara lain Rubber Packing, Rubber Tube, Rubber Plug, Rubber Ring dan Rubber Pad. Adapun bahan baku utama yang dipakai untuk proses produksi pada perusahaan ini adalah Karet Sintetis. Aktivitas pembelian di CV Inti Karet dilakukan oleh bagian pembelian/pengadaan. Namun dalam kegiatan pembelian selalu saja ada kendala terutama kendala dalam pemilihan supplier (pemasok) yang berpotensi dan terbaik, baik itu mutu, harga, jumlah, waktu pengiriman yang ditawarkan oleh supplier (pemasok) kadang-kadang tidak seperti yang diharapkan oleh perusahaan. Memilih supplier (pemasok) merupakan kegiatan terpenting dalam kegiatan pembelian di perusahaan. Metode seleksi yang akan digunakan dalam memilih supplier adalah AHP (Analityc Hierarchy Proses) karena dapat menentukan prioritas supplier yang ada berdasarkan bobot dari masing-masing kriteria tersebut. Variabel-variabel yang akan diteliti terdiri dari tujuan, kriteria dan alternatif. Adapun tujuan dari perusahaan adalah mencari supplier terbaik dari beberapa supplier yang ada sedangkan kriteria-kriteria yang ditetapkan merupakan pertimbangan dari bagian pengadaan yaitu procurement/buyer dalam wawancara langsung. Pada proses penelitian yang telah dilakukan pada CV Inti Karet, diperoleh enam kriteria yang menjadi dasar dalam pemilihan supplier karet sintetis terbaik, yang diperoleh melalui wawancara langsung. Urutan bobot prioritas dari enam kriteria tersebut adalah Spesification of Goods (SG), Quality (Q), Service (S), Price (P), Delivery (D) dan Flexibility (F). Hasil yang diperoleh adalah urutan supplier yang potensial untuk menjadi rekanan/partner berdasarkan pada kriteria- kriteria yang dibutuhkan oleh CV Inti Karet yaitu Supplier A yang memiliki bobot prioritas yang terbesar. Hasil uji konsistensi berdasarkan kriteria diperoleh nilai CR (consistency ratio) lebih kecil dibandingkan 0.1 (10%), Sehingga dapat dikatakan hasil pengujian kriteria tersebut sudah layak diterima. Dari perhitungan didapat hasil CRH (consistency ratio hierarchy) dari perbandingan level struktur hirarki adalah sebesar 0.075 < 0.1, hasil CRH tersebut adalah konsisten sehingga urutan supplier sudah layak.