// <![CDATA[MODEL PENJADWALAN JOB SHOP KELOMPOK MESIN PARALEL MENGGUNAKAN ALGORITMA GREEDY RANDOMIZED ADAPTIVE SEARCH PROCEDURE DENGAN KRITERIA MINIMISASI MAKESPAN]]> HANDIKA PRIHATMA PUTRA / 13.2005.034 Penulis Ir. Alex Saleh, M.T. Dosen Pembimbing 1 Martino Luis, S.T., M.T., Ph.D Dosen Pembimbing 2
Penelitian ini membahas model penjadwalan job shop kelompok mesin paralel menggunakan algoritma Greedy Randomized Adaptive Search Procedure (GRASP) dengan kriteria minimisasi makespan. Pada kondisi nyata di industri manufaktur, stasiun kerja dapat terdiri atas beberapa mesin paralel. Sistem produksi job shop dengan kelompok mesin paralel dapat dijelaskan dengan sejumlah job yang harus dikerjakan pada satu set stasiun kerja dengan setiap stasiun kerja dapat terdiri dari beberapa mesin paralel. Beberapa mesin paralel dalam satu stasiun kerja ini disebut sebagai kelompok mesin yang dapat memiliki karakteristik sama (homogen) atau berbeda (heterogen). Pendekatan heuristik berbasis GRASP diusulkan untuk menyelesaikan masalah penjadwalan job shop kelompok mesin. GRASP adalah metode metaheuristik iteratif dua tahap untuk menyelesaikan masalah -masalah optimisasi kombinatorial. Tahap pertama adalah tahap konstruksi jadwal inisial melalui pembentukan Restricted Candidate List (RCL). RCL disusun dari operasi -operasi setiap job bedasarkan suatu fungsi greedy dan setiap elemen dalam RCL memiliki probabilitas yang sama untuk terpilih sebagai operasi yang akan dijadwalkan. Tahap kedua adalah tahap local search yang mengeksplorasi neighbourhood jadwal inisial agar dapat diperoleh solusi yang lebih baik. Pada penelitian ini, local search yang dilakukan adalah menukar pasangan operasi yang bersebelahan yang berada pada lintasan kritis di stasiun kerja dan mesin paralel yang sama. Performansi model usulan diuji dengan menggunakan 2 skenario. Skenario 1 bertujuan untuk menguji cara kerja model dan Skenario 2 bertujuan untuk menguji keandalan model usulan. Data-data yang digunakan pada kedua skenario merupakan data-data dari literatur. Hasil pengujian kedua skenario menunjukkan bahwa model usulan memberikan solusi yang kompetitif jika dibandingkan dengan penelitianpenelitian sebelumnya.