// <![CDATA[PROTOTIPE INTEGRASI STATEGI ENTERPRISE CONTENT MANAGEMENT SYSTEM TERHADAP AKTIVITAS PERANCANGAN PRODUK PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR]]> ANDRE TIGANA / 13.2007.107 Penulis 0422117502 - Rispianda , S.T., M.T., M.Phiil. Dosen Pembimbing 1 0430117501 - R. Cahyadi Nugraha S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2
Aktivitas utama dalam sistem manufaktur terbagi lima, yaitu: perancangan produk, rekayasa proses produksi, perancangan sistem produksi, proses produksi, dan pengaturan alur kerja perancangan. Aktivitas tersebut melibatkan beragam informasi terkait proses pengambilan keputusan secara terkomputerisasi dalam kepentingan fungsi organisasi. Salah satu sistem pemantauan dan pengendalian lantai pabrik telah dikembangkan menggunakan model SIMA (System Integrated for Manufacturing Application) secara terbatas. Perkembangan teknologi informasi terkomputerisasi memberikan peluang kegiatan pemantauan aktivitas manufaktur dilakukan secara keseluruhan. Enterprise Content Management System (ECMS) merupakan strategi dan metode internet content alternatif untuk mengatur variasi informasi terkomputerisasi dalam organisasi secara efektif dan efisien. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ECMS digunakan sebagai portal jaringan informasi terkait kepentingan organisasi dalam bussiness-to-employee, bussiness-to-customer, dan bussiness-to-bussiness. Peluang strategi ECMS akan dimanfaatkan sebagai integrasi sistem informasi manufaktur terintergrasi. Penelitian ini menghasilkan prototipe implementasi ECMS yang menganalisis dan mengidentifikasi fungsi yang terlibat dalam model aktivitas manufaktur SIMA, khususnya terbatas aktivitas perancangan produk. Identifikasi tersebut kemudian diilustrasikan dalam arsitektur umum sistem informasi manufaktur terkomputerisasi dalam lingkup web-portal dan line-at-bussiness application. Arsitektur system dikembangkan menjadi desain database yang dibutuhkan dalam perancangan dasar aplikasi. Aplikasi dirancang menggunakan teknologi open source built-up Alfresco ECMS, dengan framework Java Tomcat sebagai web server, dan MySQL sebagai basis data. Uji coba yang dilakukan dalam dua tahap, yaitu pengujian secara konsep ECMS dan aktualisasi aplikasi terhadap aktivitas model konseptual. Kesimpulan yang dihasilkan bahwa rancangan aplikasi mampu menjadi media informasi, pencarian informasi, dan kolaborasi fungsi-fungsi eksternal dan eksternal dalam aktivitas manufaktur. Dengan adanya portal Enterprise Content Management System ini diharapkan keputusan strategis yang diambil untuk kegiatan perusahaan manufaktur dapat menjadi lebih baik.