Detail Cantuman

ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERETA API MENGGUNAKAN METODE HUMAN FACTOR ANALYSIS CLASSIFICATION SYSTEM (HFACS) DAN KONSEP QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)

ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERETA API MENGGUNAKAN METODE HUMAN FACTOR ANALYSIS CLASSIFICATION SYSTEM (HFACS) DAN KONSEP QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)


Departemen Perhubungan melaporkan sampai dengan bulan Nopember 2008 telah terjadi sebanyak 117 kecelakaan kereta api. Kecelakaan tersebut sekitar 35% disebabkan oleh kelalaian sumber daya manusia (operator), 23% sarana, 20 % eksternal, 18% prasarana, dan 4% kondisi alam (Departemen Perhubungan, 2009). Terdapat 3 jenis kecelakaan yaitu kcelakaan antara kereta api dengan kereta api, kereta api dengan kendaraan umum dan anjlok (kecelakan kereta api berupa keluarnya kereta api dari jalur lintasan) (Yayasan Bhakti Ganesha, 2007). Cukup tingginya korban jiwa telah merusak citra perkeretaapian, karena mengindikasikan system manajemen dan kinerja keselamatan yang buruk. Penyebab tingginya kecelakaan kereta api merupakan akumulasi dari banyak faktor diantaranya masalah regulasi, manajemen, kondisi sarana dan prasarana dan lainnya.
Dalam tugas akhir ini dikaji lima buah laporan kecelakaan yang berupa anjlok yang telah dikumpulkan dan dipublikasikan oleh pihak KNKT. Metoda yang digunakan adalah pedekatan QFD yakni, “what” (suara konsumen) yang dinyatakan oleh berbagai level HFACS dan “how”( adalah teknik yang mengukur dari performansi yang diinginkan dari sebuah produk atau pelayanan) yakni berbagai fakta penyebab kecelakan di lapangan yang telah dilaporkan oleh pihak KNKT.
Human Factor Anaylsis Classification System (HFACS) adalah kerangka umum kelalaian manusia (human errors) yang semula dikembangkan dan diuji coba dalam dunia militer Amerika Serikat sebagai sebuah tool menginvestigasi dan menganalisis penyebab terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh manusia. Dengan menggunakan metode Human Factor Analysis Classification System (HFACS) dilakukan pengelompokkan terhadap setiap fakta penyebab kecelakaan ke dalam beberapa level HFACS. Kemudian selanjutnya dengan menggunakan konsep Quality Function Deployment (QFD) dilakukan pembobotan (prioritas) terhadap fakta dan level yang paling berpengaruh menyebabkan terjadinya kecelakaan.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang ANGGA PRASIDI KUSUMA / 13.2005.047 - Personal Name
0003025502 - Dr. Kusmaningrum Soemadi, Ir., MT - Personal Name
0430127601 - Arie Desrianty S.T., M.T. - Personal Name
No. Panggil 1200TI/10
Subyek penyebab kecelakaan
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2010
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2010).ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERETA API MENGGUNAKAN METODE HUMAN FACTOR ANALYSIS CLASSIFICATION SYSTEM (HFACS) DAN KONSEP QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)().Teknik Industri:FTI

.ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERETA API MENGGUNAKAN METODE HUMAN FACTOR ANALYSIS CLASSIFICATION SYSTEM (HFACS) DAN KONSEP QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)().Teknik Industri:FTI,2010.Text

.ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERETA API MENGGUNAKAN METODE HUMAN FACTOR ANALYSIS CLASSIFICATION SYSTEM (HFACS) DAN KONSEP QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)().Teknik Industri:FTI,2010.Text

.ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERETA API MENGGUNAKAN METODE HUMAN FACTOR ANALYSIS CLASSIFICATION SYSTEM (HFACS) DAN KONSEP QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)().Teknik Industri:FTI,2010.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id