// <![CDATA[PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DI BARAYA TRAVEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL]]> BUDI HARIS / 13.2001.183 Penulis 0430127601 - Arie Desrianty S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 0410126901 - Lisye Fitria, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1
Dibukanya jalur tol Cipularang meningkatkan jumlah perusahaan dibidang transportasi jurusan Bandung-Jakarta. Peningkatan perusahaan jasa tersebut membuat persaingan bisnis transportasi menjadi semakin ketat. Untuk menghadapi persaingan tersebut, setiap perusahaan harus meningkatkan kualitas produk dan kualitas layanan supaya dapat bertahan dalam usaha tersebut. Baraya Travel merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang transportasi, yang melayani jasa antar jemput Bandung-Jakarta saat ini masih banyak keluhan tentang Baraya Travel tentang layanan dan fasilitas masih banyak dikeluhkan. Untuk meningkatkan jumlah konsumen dan meminimasi keluhan konsumen, Baraya Travel perlu meningkatkan kualitas pelayanannya. Peningkatan kualitas pelayanan akan meningkatkan kepuasan konsumen. Penelitian ini mengukur tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan Baraya Travel dengan menggunakan Metode Servqual yang dikembangkan oleh Valarie A. Zeithaml, A. Parasuraman, dan Leonard L. Berry (1990). Metode Servqual adalah metode yang digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan konsumen dan memberikan usulan perbaikan kepada pihak manajemen Baraya Travel agar tingkat pelayanan yang diharapkan oleh konsumen tercapai. Kualitas pelayanan Baraya Travel dilihat dari 5 dimensi Servqual, yaitu: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy. Pada penelitian ini pengukuran kepuasan konsumen hanya untuk gap 1 dan gap 5. Tahap awal yang dilakukan pada penelitian ini adalah menguraikan kelima dimensi Servqual ke dalam sub dimensi dan item-item kualitas pelayanan. Tahap berikutnya adalah merancang kuesioner. Dengan mengacu pada item-item kualitas pelayanan yang telah diuraikan sebelumnya. Kuesioner persepsi manajemen tentang ekspektasi konsumen disebarkan ke pada pimpinan perusahaan (1orang). Kuesioner tingkat kepentingan, persepsi konsumen dan ekspektasi konsumen disebarkan ke 107 orang responden yang mana responden merupakan pelanggan Baraya Travel minimal pernah menggunakan Baraya Travel 1 kali. Data hasil gap 1 adalah – 0,093 dan gap 5 adalah – 0,034 yang diterima konsumen belum sepenuhnya memenuhi harapan. Upaya perbaikan kualitas layanan yang diprioritaskan pada item-item yang memiliki nilai gap negative dari 28 item, 3 item yang memiliki negative terbesar diprioritaskan untuk ditingkatkan layanan nya adalah V19 (-0,034), V6 (-0,001) dan V26 (-0,001).