RANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN KONSEP BALANCE SCORECARED (STUDI KASUS DI DIVISI REGIONAL III PT. TELKOM)
Divisi Regional III PT TELKOM memiliki tanggung jawab serta kewenangannya untuk mengelola pelanggan di wilayah Jawa Barat dan Banten dalam menjawab berbagai masa kini dan mendatangm baik produk, layanan maupun organisasi. Orientasi pasar, dan konsumen menjadi strategi baru perusahaan ini, yang secara esensial didukung oleh restrukturisasi organisasi yang ramping dan lebih berorientasi pelanggan. Tapi sangat disayangkan pengukuran performansi yang dilakukan hanya difokuskan untuk memperbaiki finansial perusahaan yang hanya melihat anggaran dan pendapatan perusahaan, sehingga kurang memperhatikan aspek-aspek yang mempengaruhi finansial tersebut, seperti aspek pelanggan, proses bisnis internal serta proses pembelajaran dan pertumbuhan, dengan kata lain bahwa pengukuran kinerja yang ada masih belum memperhatikan hubungan keterkaitan yang jelas bagaimana proses non finansial dapat mempengaruhi penciptaan nilai bagi pelanggan yang akhirnya sangat mempengaruhi aspek finansial perusahaan.
Dengan BSC, tujuan suatu unit usaha tidak hanya dinyatakan dalam suatu ukuran finansial saja, melainkandijabarkan lebih lanjut ke dalam pengukuran bagaimana unit usaha tersebut menciptakan nilai terhadap pelanggan yang ada sekarang dan masa datang serta bagaimana unit usaha tersebut harus meningkatkan kemampuan internalnya termasuk investasi pada manusia, sistem, dan prosedur yang dibutuhkan untuk memperoleh kinerja yang lebih baik di masa datang. BSC mengukur kinerja perusahaan dengan memandang empat perspektif yaitu perspektif finansial, pelanggan proses bisnis internal, dan proses pembelajaran dan pertumbuhan.
Penelitian tugas akhir ini dilakukan dengan merancang konsep BSC yang bertujuan untuk memberikan usulan sistem pengukuran kinerja secara menyeluruh dari keempat perspektif BSC. Perumusan ukuran-ukuran strategis diturunkan dari visi dan misi serta strategi perusahaan yang kemudian dijabarkan dan kedalam Key Success factor sehingga akhirnya di dapat ukuran strategis.
Dari hasil penelitian diperoleh 20 ukuran strategis yang dapat direpresentasikan dalam hubungan sebab akibat yang menggambarkan bagaimana pengaruh setiap ukuran dalam menghasilkan nilai bagi kinerja perusahaan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2010).RANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN KONSEP BALANCE SCORECARED (STUDI KASUS DI DIVISI REGIONAL III PT. TELKOM) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.RANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN KONSEP BALANCE SCORECARED (STUDI KASUS DI DIVISI REGIONAL III PT. TELKOM) ().Teknik Industri:FTI,2010.Text
MLA Style
.RANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN KONSEP BALANCE SCORECARED (STUDI KASUS DI DIVISI REGIONAL III PT. TELKOM) ().Teknik Industri:FTI,2010.Text
Turabian Style
.RANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN KONSEP BALANCE SCORECARED (STUDI KASUS DI DIVISI REGIONAL III PT. TELKOM) ().Teknik Industri:FTI,2010.Text