// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN STANDAR PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK ENGINE MOUNTING PS 100 DENGAN MENGGUNAKAN METODE TOTAL QUALITY ENGINEERING (TQE) DI CV. TIMUR RAYA TEKNIK]]> TRIYANIPUTRI NURSARI DEWI / 13.2006.069 Penulis 0422117502 - Rispianda , S.T., M.T., M.Phiil. Dosen Pembimbing 1 0425107701 - Hendro Prassetiyo, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2
CV. Timur Raya Teknik merupakan salah satu Usaha Kecil Mikro (UKM) yang bergerak di bidang pembuatan Automotive Parts. Salah satu produk yang dihasilkan adalah Engine Mounting PS 100 merupakan spare part mobil Mitsubishi PS 100. Produk ini dituntut memiliki kualitas yang baik karena berfungsi sebagai alat untuk membatasi getaran mesin merambat ke body dan rangka kendaraan. Kualitas produk yang baik dapat diukur dari ukuran produk yang akurat dan dapat dirakit dengan mesin mobil. Salah satu yang mempengaruhi standar pengendalian kualitas adalah standar penanganan produk. Dengan standar penanganan produk yang diterapkan, perusahaan masih menghasilkan jumlah cacat yang tergolong besar. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memperbaiki standar penanganan produk adalah Total Quality Engineering (TQE). Penelitian ini ditujukan untuk memperbaiki standar penanganan produk Engine Mounting PA 100 dengan menggunakan metode TQE. Langkah-langkah yang dilakukan pada metode TQE adalah evaluasi desain produk, klasifikasi jenis cacat, pengendalian material, sampling (pemeriksaan) dan pengukuran. Evaluasi desain produk digunakan untuk mengetahui desain produk dapat mewakili produk yang akan dibuat atau tidak. Pengendalian material digunakan untuk mengetahui penanganan pada bahan baku, barang setengah jadi, barang jadi, pengelompokan status komponen dan barang jadi, lot traceability dan Material Review Board (MRB). Sampling digunakan untuk mengetahui teknik pemeriksaan yang digunakan. Pengukuran digunakan untuk mengetahui cara, waktu dan alat yang digunakan pada saat mengukur produk. Hasil dari penelitian adalah usulan untuk diterapkan standar penanganan sehingga jumlah produk cacat yang akan dihasilkan dapat diminimasi mungkin. Usulan-usulan tersebut berupa gambar teknik, perekrutan karyawan yang bertugas sebagai pengambil dan pengantar barang, pendataan dengan menggunakan form lot traceability dan data cacat, bagian-bagian penunjang pada matress yaitu guide, stopper dan stripper dirakit dengan kawat baja las, setting Mesin Las Listrik sebesar 200 Ampere, pemeriksaan dengan cara mengambil sampel secara acak dan menggunakan Poka yoke serta menggunakan jangka sorong digital sebagai alat ukur.